Jakarta, faseberita.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaruh harapan besar pada keterangan Lisa Mariana Presley Zulkandar, saksi kunci dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Lembaga antirasuah meyakini informasi dari Lisa akan membantu mengungkap secara terang benderang praktik korupsi yang merugikan negara ratusan miliar rupiah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Lisa memenuhi panggilan penyidik. “Keterangan yang disampaikan saudari LM sangat dibutuhkan untuk mengungkap perkara ini,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/8).

KPK tengah mendalami aliran dana non-bujeter di Bank BJB yang diduga terkait dengan kasus ini. Penyidik terus menelusuri peruntukan dana tersebut, termasuk pihak-pihak yang terlibat.
Selain Lisa, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ilham Akbar Habibie, pakar penerbangan dan putra mantan Presiden BJ. Habibie. Pemanggilan saksi-saksi lain dan penggeledahan sebelumnya merupakan bagian dari upaya KPK untuk mengumpulkan informasi dan bukti yang komprehensif.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk mantan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan sejumlah pihak dari agensi periklanan. Mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dalam pengadaan iklan di media massa, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp222 miliar.
KPK telah mencegah para tersangka bepergian ke luar negeri dan menjerat mereka dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.








Respon (1)