News  

Pasar Berbalik Arah IHSG Rupiah Melambung Tinggi

admin
Pasar Berbalik Arah IHSG Rupiah Melambung Tinggi

faseberita.id – Bursa saham Indonesia kembali bergairah setelah Indeks Harga Saham Gabungan IHSG melaju perkasa pada perdagangan Selasa 9 Juni 2026. Indeks acuan ini melonjak 757 persen menutup sesi di level 5746 memutus rantai tekanan yang membelenggu pasar sepanjang pekan lalu. Pembalikan arah yang dramatis ini sontak menjadi sorotan utama pelaku pasar.

Data perdagangan menunjukkan optimisme investor. Sebanyak 678 saham berhasil menguat sementara hanya 89 saham yang terkoreksi dan 48 lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan membengkak dengan volume mencapai 45 miliar lembar saham senilai total 28 triliun rupiah. Frekuensi transaksi pun sangat tinggi tercatat 271 juta kali. Namun di tengah euforia ini investor asing masih mencatatkan penjualan bersih sebesar 447 miliar rupiah.

Pasar Berbalik Arah IHSG Rupiah Melambung Tinggi
Gambar Istimewa : statik.tempo.co

Tak hanya IHSG mata uang Garuda juga unjuk gigi. Nilai tukar rupiah perkasa dengan kenaikan 129 poin menutup perdagangan di posisi 18058 per dolar Amerika Serikat. Penguatan signifikan ini membawa angin segar bagi perekonomian domestik.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengungkapkan sentimen positif ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Secara eksternal pasar merespons meredanya ketegangan geopolitik setelah Iran dan Israel mengumumkan penghentian serangan satu sama lain. Situasi global yang lebih kondusif ini memicu kembali kepercayaan investor.

Dari sisi internal Ibrahim menyoroti langkah sinergis pemerintah yang terus memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi baik di sektor moneter maupun fiskal. Harmonisasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional agar tetap berada pada jalur yang diharapkan.

Selain itu keputusan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 550 persen juga turut berkontribusi. Kebijakan moneter ketat yang diambil dalam Rapat Dewan Gubernur Mingguan pada Selasa 9 Juni 2026 ini merupakan langkah lanjutan untuk membentengi dan memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar global.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *