News  

Terungkap Mengapa Investor RI Serbu Saham AS

admin
Terungkap Mengapa Investor RI Serbu Saham AS

faseberita.id – Minat investor Indonesia terhadap pasar saham Amerika Serikat kini mencapai puncaknya. Jika dahulu investasi di bursa Paman Sam terasa rumit dan eksklusif, kini aksesnya terbuka lebar. Fenomena ini bukan tanpa alasan, menurut Head Of Research & Education Valbury Iswardi Lingga, daya tarik saham AS memang luar biasa dan terus memikat investor dari berbagai kalangan.

Iswardi menjelaskan kepada faseberita.id bahwa kemudahan perizinan menjadi faktor krusial. Regulasi yang semakin ramah investasi, terutama melalui Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN), memungkinkan investor retail hingga kakap untuk menanamkan modalnya di perusahaan-perusahaan raksasa global. Perubahan ini telah memicu lonjakan signifikan dalam pertumbuhan jumlah investor yang aktif di pasar AS.

Terungkap Mengapa Investor RI Serbu Saham AS
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain kemudahan akses, pasar saham AS menawarkan keunikan tersendiri. Banyak sektor industri inovatif yang belum ada di Indonesia, sehingga ketika sektor-sektor tersebut booming, investor lokal tidak ingin ketinggalan momentum untuk meraup keuntungan besar. Iswardi juga menyoroti volatilitas pasar saham domestik yang terkadang membuat investor mencari alternatif diversifikasi portofolio ke pasar yang lebih stabil dan bertumbuh.

"Di sana, indeksnya bisa terus melesat 20-30%, sementara di pasar kita justru mencatat angka minus," ungkap Iswardi. Ia menambahkan, saham-saham perbankan yang di Indonesia mungkin sedang lesu, di AS justru menunjukkan performa cemerlang. Bahkan, perbandingan dengan saham teknologi di AS tidak bisa disamakan, karena pertumbuhan di sana jauh lebih agresif dan menjanjikan.

Pasar AS juga dikenal sebagai magnet likuiditas global. Seluruh mata investor dunia tertuju ke sana, dengan aliran investasi yang deras dari berbagai negara seperti Jepang, Cina, hingga Timur Tengah. "Inflow investasi tertinggi ada di AS, ini yang menjaga ekonomi AS tetap hidup dan pasarnya sangat kuat, tidak mudah digoyahkan oleh pelaku atau komunitas tertentu," tegas Iswardi. Menurutnya, pasar lain cenderung lebih rapuh dibandingkan AS.

Kekuatan pasar AS terbukti dari kemampuannya pulih dengan cepat, bahkan setelah peristiwa besar seperti perang. Iswardi mencontohkan, saat beberapa negara masih berjuang dalam pemulihan pasca-konflik, pasar AS sudah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Strategi investasi mungkin universal, namun sejarah membuktikan pasar AS paling cepat bangkit dan bahkan bisa memberikan potensi keuntungan dua kali lipat dibanding di Indonesia.

Melihat potensi besar ini, Valbury hadir sebagai jembatan bagi investor Indonesia. Valbury memfasilitasi akses mudah dan ekosistem investasi yang lengkap. Iswardi menjelaskan, mereka menyediakan fitur live trading yang memungkinkan investor belajar sambil praktik langsung. "Ekosistem ini kami kembangkan dari jam 3 sore hingga 10 malam, mengikuti pergerakan pasar AS," jelasnya. Ini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar belajar teori di kelas.

Bagi investor yang tertarik, Valbury memastikan proses investasi di saham AS kini sangat mudah. Cukup dengan pialang berlisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), investor bisa mendapatkan akses. Iswardi menekankan pentingnya memeriksa reputasi, rekam jejak, layanan, dan prosedur kepatuhan pialang. Valbury, sebagai pionir dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, tidak hanya membuka akses tetapi juga membangun ekosistem yang terpercaya.

Soal modal, investasi saham AS tidak selalu mahal. Pembelian minimal satu lembar saham sudah bisa dilakukan, bahkan dengan modal serendah US$10 melalui fitur fractional shares. Ini memungkinkan investor untuk mengakumulasi bagian-bagian saham hingga mencapai satu unit penuh. Selain capital gain dari kenaikan harga saham, investor juga berpotensi meraup keuntungan dari perubahan nilai tukar mata uang.

Sejak 2026, Valbury terus memperkuat layanan multi-asetnya, menawarkan diversifikasi portofolio ke berbagai instrumen seperti forex, komoditas, indeks saham, dan tentu saja, saham dari bursa AS. Investor kini dapat langsung berinvestasi di perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka dunia seperti Nvidia, Microsoft, Apple, atau Amazon, semuanya dapat diakses melalui aplikasi Valbury. Valbury berkomitmen menjadi mitra terpercaya dengan regulasi ketat dan teknologi terdepan, menjamin aktivitas trading yang profesional, transparan, mudah, dan aman bagi nasabah.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *