faseberita.id – Sebuah manuver mengejutkan datang dari jajaran komisaris PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). Roberto Lorado, salah satu petinggi perusahaan energi raksasa itu, baru-baru ini tercatat melepas jutaan saham miliknya. Langkah ini sontak memicu pertanyaan di kalangan investor dan pengamat pasar.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Lorado menjual sebanyak 3 juta lembar saham biasa MEDC. Transaksi tersebut berlangsung pada tanggal 7 September 2026, dengan harga jual Rp1.500 per saham. Total nilai transaksi ini mencapai Rp4,5 miliar.

Tujuan dari pelepasan saham ini disebutkan sebagai "pribadi", mengindikasikan bahwa keputusan tersebut murni atas inisiatif individu Lorado. Status kepemilikan sahamnya adalah langsung, tanpa perantara.
Aksi divestasi ini tentu saja mengubah komposisi kepemilikan Lorado di emiten yang dikenal sebagai bagian dari kerajaan bisnis keluarga konglomerat Arifin Panigoro tersebut. Sebelum transaksi, ia menguasai 13.134.130 saham atau setara dengan 0,05% hak suara. Setelah penjualan, porsi kepemilikannya menyusut menjadi 10.134.130 saham, dengan hak suara sebesar 0,04%.
Kabar pelepasan saham ini tak pelak mempengaruhi pergerakan harga saham MEDC di pasar. Pada penutupan perdagangan Jumat 25 September 2026, saham MEDC terpantau melemah 2,68% dan ditutup di level Rp1.450. Saat ini, kapitalisasi pasar perusahaan energi tersebut tercatat sebesar Rp36,45 triliun.







