News  

Rafflesia Langka Ditemukan! Riset Ungkap Keanekaragaman Hayati RI

admin
Rafflesia Langka Ditemukan! Riset Ungkap Keanekaragaman Hayati RI

Jakarta, FaseBerita.id – Kabar gembira datang dari dunia penelitian Indonesia! Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengungkap temuan penting terkait keberadaan Rafflesia hasseltii, spesies bunga langka yang menjadi simbol kekayaan hayati Indonesia.

Temuan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara BRIN, Universitas Bengkulu, dan Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu. Proyek ambisius bertajuk “The First Regional Pan-Phylogeny for Rafflesia” ini bertujuan untuk memetakan hubungan filogenetik seluruh jenis Rafflesia di Asia Tenggara.

Rafflesia Langka Ditemukan! Riset Ungkap Keanekaragaman Hayati RI
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Joko Ridho Witono, peneliti BRIN, menjelaskan bahwa riset ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman Rafflesia tertinggi di dunia, bersanding dengan Filipina. Saat ini, tercatat 16 jenis Rafflesia di Indonesia, dan tim BRIN telah mengumpulkan 13 sampel untuk analisis DNA.

“Upaya ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memahami hubungan kekerabatan genetik antarjenis Rafflesia dan memastikan konservasinya di habitat aslinya,” ujar Joko.

Penelitian yang dimulai sejak awal 2025 ini melibatkan kolaborasi internasional. Tim BRIN bertanggung jawab penuh atas pengumpulan dan analisis sampel di Indonesia, memastikan semua proses riset dilakukan secara legal dan berizin.

Selain itu, dua bunga Rafflesia Arnoldii juga tengah mekar sempurna di Rejang Lebong, Bengkulu. Fenomena ini menunjukkan bahwa habitat Rafflesia di wilayah tersebut dalam kondisi sehat dan produktif. Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah dapat mengembangkan potensi ini sebagai daya tarik wisata, mengingat banyaknya wisatawan asing yang tertarik untuk melihat langsung keajaiban bunga raksasa ini.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *