faseberita.id – Dunia multifinance di Indonesia dikejutkan oleh performa gemilang PT Summit Oto Finance SOF yang mencatat lonjakan laba bersih fantastis Momen ini terjadi tepat sebelum perusahaan resmi bergabung dengan PT Oto Multiartha OTO Kinerja luar biasa ini menjadi sorotan utama di tengah persiapan merger yang telah mengantongi restu regulator
Data keuangan terkini menunjukkan SOF berhasil membukukan laba bersih hingga Rp30046 miliar sepanjang semester pertama 2026 Angka ini melonjak drastis 20681 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp9793 miliar Peningkatan signifikan ini menandakan kekuatan finansial SOF di bawah kepemimpinan Victoria Rusna

Tak hanya laba aset perusahaan pembiayaan ini juga menunjukkan pertumbuhan impresif Total aset SOF mencapai Rp1928 triliun pada paruh pertama 2026 melesat 1628 persen dari Rp1658 triliun di akhir 2025 Senada dengan itu ekuitas perusahaan turut menguat 1467 persen menjadi Rp383 triliun dari sebelumnya Rp334 triliun
Peningkatan liabilitas juga tercatat naik 1669 persen dari Rp1324 triliun menjadi Rp1545 triliun pada periode yang sama Namun yang lebih penting kualitas portofolio SOF justru membaik signifikan Rasio pembiayaan bermasalah Non Performing Financing NPF turun drastis menjadi 027 persen di semester I 2026 jauh lebih baik dari 052 persen pada akhir 2025
Manajemen SOF meyakini ekspansi bisnis yang diikuti peningkatan kualitas portofolio ini akan semakin diperkuat oleh sinergi merger Penggabungan ini diharapkan membawa dampak positif pada operasional dan kondisi keuangan melalui peningkatan sinergi usaha demikian keterangan resmi yang diterima faseberita.id pada Kamis 3 September 2026 Merger antara SOF dan OTO sendiri telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa RUPSLB pada 1 September 2026 dan telah mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan OJK
Dalam skema penggabungan usaha ini SOF bertindak sebagai entitas penerima merger sementara OTO secara resmi meleburkan diri Seluruh hak dan kewajiban OTO kini sepenuhnya dialihkan kepada SOF Sebagai bagian dari transaksi penting ini SOF menerbitkan 9934 saham baru senilai Rp9934 miliar yang seluruhnya diambil oleh PT Sinar Mas Multiartha SMMA Langkah strategis ini diambil untuk memenuhi ketentuan batas maksimal kepemilikan asing 85 persen sesuai Peraturan OJK POJK 47/2020







