News  

Jatim Aktifkan Siskamling, 145 Ribu Pos Kamling Disiagakan

admin
Jatim Aktifkan Siskamling, 145 Ribu Pos Kamling Disiagakan

Surabaya, faseberita.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bergerak cepat mereaktivasi Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dengan menyiapkan 145.020 Pos Kamling yang tersebar di seluruh wilayahnya. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat berbasis partisipasi aktif warga.

Penegasan komitmen ini mengemuka dalam Forum Monitoring Kamtibmas Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (11/9). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, unsur Forkopimda Jatim, bupati/wali kota, tokoh masyarakat, dan awak media.

Jatim Aktifkan Siskamling, 145 Ribu Pos Kamling Disiagakan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Teguh Setyabudi, yang mewakili Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa penguatan Siskamling merupakan salah satu dari 11 arahan utama Mendagri kepada kepala daerah. Ia menekankan pentingnya optimalisasi forum Forkopimda, pendekatan dengan tokoh masyarakat dan agama, pelaksanaan program pro rakyat, serta pengaktifan kembali Siskamling.

“Satlinmas dan Siskamling harus diaktifkan kembali. Ini bukan sekadar simbol, tetapi gerakan nyata yang melibatkan masyarakat secara langsung agar kondusifitas daerah lebih terjamin,” tegas Teguh.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menambahkan bahwa Pos Kamling memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, fungsi Pos Kamling tidak hanya sebatas keamanan fisik, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan menjaga kerukunan antar warga.

“Prinsipnya, warga menjaga warga, RT menjaga RT, dan RW menjaga RW. Budaya ronda malam juga perlu kembali dihidupkan sebagai bentuk nyata partisipasi masyarakat,” ujar Emil.

Pos Kamling memiliki fungsi strategis sebagai titik deteksi dini, patroli, pengawasan, dan pengamanan lingkungan. Tugas-tugasnya meliputi menerima laporan masyarakat, melakukan patroli berkala, hingga penanganan awal gangguan ketertiban umum dan keadaan darurat bencana. Dengan dukungan sarana sederhana seperti kentongan, lampu penerangan, jadwal ronda, dan perlengkapan P3K, Pos Kamling diharapkan menjadi pusat keamanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan keberadaan lebih dari 145 ribu Pos Kamling di seluruh Jawa Timur, pemerintah optimistis bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan warga akan mempercepat pemulihan rasa aman sekaligus menjaga kondusifitas daerah.

Ikuti Kami di Google News:

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *