faseberita.id – Dunia keuangan global kembali diuji oleh serangkaian tekanan yang tak henti. Kekhawatiran pasar memuncak seiring memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, ditambah lagi dengan spekulasi kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat The Fed. Imbasnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin 14 September sesi kedua terperosok 1,76 persen, mengakhiri hari di level 6.426. Tak hanya itu, nilai tukar Rupiah juga ikut melemah tajam, bertengger di posisi Rp 17.660 per Dolar AS.
Situasi ini sontak memicu pertanyaan besar: bagaimana sebenarnya prospek pergerakan pasar keuangan Indonesia ke depan? Untuk mengupas tuntas dinamika ini, analis pasar FX Elvan Chandra Widyatama hadir dalam program Power Lunch. Bersama Andi Shalini, Elvan memberikan pandangan mendalam mengenai strategi investasi dan potensi risiko yang harus diwaspadai para pelaku pasar di tengah gejolak global yang terus berlangsung. Analisis komprehensif ini disiarkan pada Senin 14 September 2026.








