Lion Parcel Perkuat Jaringan Logistik: Hub Modern di Kualanamu
faseberita.id, Medan – Lion Parcel menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat infrastruktur logistik di Indonesia dengan mengumumkan pembangunan hub baru di kawasan Kualanamu, Medan. Fasilitas ini ditargetkan rampung sepanjang tahun 2025, sebagai respons atas lonjakan permintaan layanan pengiriman di salah satu kota kontributor utama kinerja Lion Parcel tersebut.

Medan telah lama dikenal sebagai pusat aktivitas pengiriman yang menunjukkan tren pertumbuhan stabil dan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Rute pengiriman utama dari kota ini didominasi oleh tujuan ke wilayah Jabodetabek serta berbagai kota di Sumatera, dengan komoditas fesyen menjadi penyumbang terbesar. Pola ini menegaskan peran strategis Medan dalam jaringan distribusi regional yang didorong oleh tingginya permintaan pasar.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, dalam keterangannya kepada wartawan di Medan pada Jumat, 6 Maret 2026, menyoroti dinamika pasar lokal. "Permintaan layanan logistik di Medan terus tumbuh, baik untuk kebutuhan personal maupun pelaku usaha. Kami terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan untuk menjawab kebutuhan tersebut," ujarnya.
Hub baru Lion Parcel, yang berlokasi strategis di Jalan Arteri Kualanamu, dirancang sebagai pusat distribusi terintegrasi seluas 5.200 meter persegi. Lokasinya yang berdekatan dengan Bandara Internasional Kualanamu serta akses langsung ke Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Kenny menjelaskan, fasilitas ini dilengkapi dengan multigate loading dock untuk mempercepat proses bongkar muat dan distribusi. Lebih lanjut, hub ini terintegrasi langsung dengan regulated agent (RA) yang telah menerapkan standar pemeriksaan keamanan ketat sesuai regulasi yang berlaku. RA didukung oleh teknologi keamanan terkini, termasuk mesin X-ray dual view, Explosive Trace Detector (ETD), dan Walk Through Metal Detector (WTMD). "Dengan integrasi ini, kami memastikan setiap paket yang akan dikirimkan melalui udara diproses lebih cepat, namun tetap memenuhi seluruh persyaratan keamanan kargo udara," imbuh Kenny.
Pada kesempatan yang sama, Chief Sales Officer Lion Parcel, Arif Wibowo, menggarisbawahi karakteristik kebutuhan logistik di Medan yang sangat beragam, mulai dari pengiriman personal hingga kebutuhan pelaku usaha dan pelanggan business-to-business (B2B). Sejalan dengan upaya penguatan segmen ini, Lion Parcel memperkenalkan program Corporate Referral. Program inovatif ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mereferensikan perusahaan agar menjadi pelanggan korporat Lion Parcel, dengan imbalan komisi hingga Rp 5 juta untuk setiap referensi yang berhasil.
"Ini adalah strategi perusahaan untuk memperluas jaringan klien korporasi kami. Namun, ekspansi ini tetap kami imbangi dengan kesiapan operasional yang mumpuni agar kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan tetap terjaga," kata Arif. Kesiapan operasional ini menjadi semakin vital, terutama menjelang momen puncak seperti Ramadan dan Lebaran. Untuk itu, Lion Parcel telah melakukan penguatan di berbagai aspek, termasuk penambahan kapasitas gudang, armada, serta sumber daya manusia secara temporer di sejumlah kota strategis dengan volume pengiriman yang tinggi.

