faseberita.id – Gelombang adopsi kendaraan listrik di Indonesia semakin tak terbendung dengan potensi besar yang ditawarkan. CEO VinFast Southeast Asia Antonio Zara mengungkapkan bagaimana inovasi mobil listrik bukan hanya soal efisiensi dan penghematan biaya operasional, tetapi juga pilar penting dalam mewujudkan transisi energi bersih di tanah air. Kehadiran pabrik perakitan di Indonesia menjadi bukti komitmen yang menarik perhatian.
Salah satu daya tarik utama datang dari VinFast MPV 7 sebuah mobil keluarga tujuh penumpang yang dibanderol mulai 330 juta rupiah. Yang lebih mengejutkan lagi VinFast memberikan bonus pengisian daya gratis selama dua tahun penuh. Bayangkan penghematan luar biasa ini jika dibandingkan dengan kendaraan komersial biasa yang bisa menghabiskan lebih dari 900 ribu rupiah hanya untuk menempuh jarak 400 hingga 500 kilometer setiap bulan. Jelas mobil listrik VinFast menawarkan solusi cerdas bagi dompet Anda.

VinFast sendiri tak berhenti berinovasi. Mereka terus mengembangkan kendaraan listrik yang mampu menjawab kebutuhan beragam masyarakat baik untuk penggunaan pribadi maupun komersial. Rencana pembangunan pabrik di Indonesia menegaskan keseriusan VinFast untuk menjadi bagian integral dari ekosistem otomotif nasional sekaligus mendukung inisiatif "Made in Indonesia".
Pengamat Otomotif Bebin Djuana turut menyoroti segmen kendaraan listrik komersial sebagai sektor yang memiliki potensi pertumbuhan paling pesat. Di Indonesia penggunaan taksi listrik seperti armada Green SM milik VinFast sudah kian menjamur seiring meningkatnya kesadaran publik akan manfaat kendaraan ramah lingkungan. Namun Bebin mengingatkan bahwa pengembangan EV yang berkelanjutan sangat membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat terutama ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik atau SPKL yang memadai di seluruh penjuru negeri.
Wawasan mendalam ini terungkap dalam dialog eksklusif Bunga Cinka bersama Antonio Zara dan Bebin Djuana di program AutoBizz faseberita.id.







