faseberita.id – Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai program perampingan Badan Usaha Milik Negara BUMN sukses membuat dunia internasional tercengang Langkah berani pemerintah melalui BP BUMN dan BPI Danantara dalam mengurangi ratusan perusahaan pelat merah menuai decak kagum dan apresiasi tinggi dari berbagai pihak asing Mereka tak menyangka Indonesia berani mengambil keputusan sebesar ini
Dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang Bogor Minggu 6 September 2026 yang tayang di faseberita.id Prabowo mengungkapkan keterkejutan pihak asing "Ini pun asing kaget kok ada pemimpin Indonesia yang berani tutup ratusan BUMN Sedikit yang berani" tegasnya

Prabowo optimis di bawah kepemimpinan Danantara wajah BUMN akan berubah drastis Dari yang semula dianggap membebani keuangan negara kini bertransformasi menjadi entitas bisnis yang kuat dan mampu menghasilkan keuntungan "Kita bayangkan hari ini sudah 328 ditutup dan nanti Desember minimal 750 targetnya Efisiensi ya hanya yang kuat dan menguntungkan" jelasnya
Meski demikian Prabowo memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan merugikan karyawan yang selama ini telah berkontribusi Pemerintah menyiapkan opsi yang adil mulai dari pemindahan tugas hingga program pensiun dini sehingga tidak menimbulkan gejolak
Lebih lanjut Prabowo menyoroti akar permasalahan BUMN yang kerap carut-marut Menurutnya kondisi ini seringkali disebabkan oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab terutama di jajaran direksi atau manajemen puncak "Direksinya kadang-kadang lebih lihai dari penguasa Jadi dilema siapa yang menyandera siapa Makanya saya bilang ke Danantara Kamu kalau sebanyak mungkin BUMN kau bisa tutup yang enggak beres kamu pahlawan negara" ungkapnya blak-blakan
Ia mencontohkan proyek konstruksi yang dikerjakan BUMN seringkali kurang profesional dibandingkan swasta "Sekarang gini kalau saya punya anggaran katakanlah kita kasih bangun gedung atau jembatan kalo sama swasta kan dia lebih teliti dikejar waktu dikejar biaya tapi sama perusahaan BUMN dia belanjanya dipikir ah ini kan negara dia nyolong dia mark-up" paparnya Prabowo juga tak menampik bahwa BUMN seringkali menjadi "sumber dana" bagi pihak-pihak berkuasa
Ke depan Prabowo menginginkan BUMN tidak lagi memonopoli sektor-sektor tertentu yang bisa digarap swasta "Sekarang begini pemerintah ini ternyata punya lebih dari 130 hotel loh kenapa hotel kan biar aja swasta yang di bidang itu" ujarnya Ia mendorong sinergi BUMN dengan swasta terutama untuk pekerjaan yang belum mampu ditangani BUMN karena keterbatasan finansial
Tak hanya itu Prabowo juga berencana mengusut tuntas jejak investasi direksi-direksi lama hingga 30 tahun ke belakang Investigasi ini bertujuan mencari pertanggungjawaban atas kerugian negara yang jumlahnya tidak sedikit "Kita mau bikin pengadilan memproses untuk investigasi direksi 30 tahun ke belakang Baik itu benar rencananya Pertanggungjawaban karena kamu bikin rugi negara dan jumlahnya bukan sedikit" pungkasnya







