News  

Museum AH Nasution: Jejak Kelam G30S Masih Terasa

admin
Museum AH Nasution: Jejak Kelam G30S Masih Terasa

Jakarta, faseberita.idMuseum Jenderal Besar Abdul Haris Nasution menjadi saksi bisu peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang tragis. Bangunan bersejarah ini menyimpan jejak kelam dan menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang salah satu periode paling bergejolak dalam sejarah Indonesia.

Memasuki museum ini, pengunjung seolah dibawa kembali ke malam mencekam tanggal 30 September 1965. Foto-foto, dokumen, dan benda-benda pribadi Jenderal Nasution serta keluarganya dipamerkan, menceritakan kisah perjuangan dan pengorbanan di tengah kekacauan politik.

Museum AH Nasution: Jejak Kelam G30S Masih Terasa
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Salah satu ruangan yang paling menyentuh adalah kamar tidur Ade Irma Suryani Nasution, putri bungsu Jenderal Nasution yang menjadi korban keganasan G30S. Bekas tembakan di dinding dan perabotan yang masih tertata seperti aslinya menjadi bukti bisu tragedi yang menimpa keluarga Nasution.

Museum ini bukan hanya sekadar tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga media pembelajaran yang efektif bagi generasi muda,” ujar seorang pengunjung, Rina, saat ditemui faseberita.id. “Kita bisa belajar tentang nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, dan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.”

Selain kamar Ade Irma, museum ini juga menyimpan koleksi buku-buku, seragam militer, dan tanda jasa yang pernah diterima Jenderal Nasution. Setiap sudut museum memancarkan aura sejarah yang kuat, mengajak pengunjung untuk merenungkan peristiwa G30S dan dampaknya bagi bangsa Indonesia.

Museum AH Nasution terbuka untuk umum dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang penting di Jakarta. Keberadaannya diharapkan dapat terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga ideologi Pancasila dan mencegah terulangnya peristiwa kelam di masa lalu.

Ikuti Kami di Google News:

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *