News  

Macron Tak Gentar Trump Klaim Wilayah Prancis

admin
Macron Tak Gentar Trump Klaim Wilayah Prancis

faseberita.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron membuat langkah berani di panggung dunia membalas klaim kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kedaulatan wilayah Prancis di Kanada sebuah manuver politik yang mengguncang banyak pihak. Sebelum menghadiri Sidang Umum PBB di New York Macron secara mengejutkan menyempatkan diri mengunjungi Saint Pierre dan Miquelon sebuah kepulauan Prancis di lepas pantai Kanada untuk bertemu langsung Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Minggu waktu setempat.

Kunjungan Macron ke gugusan pulau di lepas pantai Atlantik Kanada ini merupakan kehadiran presiden Prancis pertama sejak tahun 2014. Momen ini terjadi saat Kanada berupaya mempererat hubungan dengan Uni Eropa di tengah memanasnya perang dagang dengan Amerika Serikat. Kedatangan Macron ke wilayah tersebut juga berlangsung beberapa hari setelah Presiden Donald Trump mengunggah sebuah gambar yang menunjukkan pulau-pulau itu tertutupi bendera AS.

Macron Tak Gentar Trump Klaim Wilayah Prancis
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saint Pierre dan Miquelon adalah satu-satunya wilayah Prancis yang tersisa di Amerika Utara dan para pejabat Prancis menegaskan bahwa kunjungan Macron ini akan menggarisbawahi kedaulatan Prancis sekaligus menyoroti hubungan erat dengan Kanada. "Tidak ada keraguan bahwa ini adalah wilayah Prancis" tegas Macron sesaat setelah mendarat di wilayah berpenduduk sekitar 5.800 jiwa itu pada Sabtu malam.

Menanggapi pertanyaan tentang peta Trump Macron menyatakan "Kami tidak akan menegaskannya setiap hari hanya karena orang-orang memiliki ide aneh atau mengatakan hal-hal ganjil". Para diplomat menilai kunjungan Macron yang sedang dalam perjalanan menuju Sidang Umum PBB tahunan para pemimpin dunia memiliki bobot simbolis yang kuat menyusul unggahan Trump di media sosial.

Gambar yang dibagikan Trump menampilkan bendera AS yang terbentang di atas Amerika Serikat Kanada Greenland Islandia Meksiko Amerika Tengah dan Karibia serta diberi label "Amerika Serikat". Gambar itu juga mencakup Saint Pierre dan Miquelon dan wilayah Karibia Prancis. Kala itu Prancis tidak memberikan tanggapan langsung atas unggahan tersebut.

Bagi Prancis Saint Pierre dan Miquelon memiliki arti strategis yang sangat penting karena lokasinya yang dekat dengan perbatasan AS dan Arktik demikian seorang pejabat kepresidenan Prancis menjelaskan kepada wartawan menjelang kunjungan tersebut. Wilayah ini juga memegang posisi kunci dalam kerja sama Prancis dengan Kanada termasuk di sektor energi salah satu isu utama yang menjadi fokus pertemuan Macron dan Carney pada Minggu.

Macron yang pemerintahannya menghadapi tekanan domestik terkait kenaikan harga bahan bakar menyatakan keinginannya agar Kanada memperluas ekspor gas alam cair atau LNG ke Eropa bukan terutama ke Asia. Kedua pemimpin juga membahas hubungan Kanada dengan Uni Eropa setelah blok tersebut membuka pintu bagi Ottawa untuk menjadi anggota asosiasi pertamanya sebuah langkah yang berpotensi mengubah dinamika geopolitik.

Namun setiap langkah menuju integrasi yang lebih dalam kemungkinan akan menghadapi rintangan. Lebih dari satu dekade setelah Uni Eropa dan Kanada menyepakati Perjanjian Ekonomi dan Perdagangan Komprehensif dan sembilan tahun setelah penerapan sementara dimulai beberapa negara anggota Uni Eropa termasuk Prancis belum meratifikasi perjanjian tersebut.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *