BANTUL (faseberita.id) – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan status tanggap darurat bencana setelah longsor dahsyat memutus akses jalan utama antara Dusun Wunut dan Sompok, Imogiri. Bencana yang terjadi pada Jumat (21/11) sore itu menyebabkan jalan sepanjang 100 meter ambles sedalam lima meter, melumpuhkan aktivitas warga.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyatakan bahwa status tanggap darurat berlaku mulai 21 November hingga 5 Desember. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memprioritaskan keselamatan warga terdampak dan meminimalkan risiko bencana susulan.

“Keselamatan jiwa menjadi fokus utama kami. Kami telah mendirikan dua posko di Sompok Sriharjo dan Kedungjati Selopamiro untuk memastikan kebutuhan logistik warga terpenuhi,” ujar Bupati Halim, Sabtu (22/11).
Pemerintah daerah belum dapat memastikan kapan rekonstruksi jalan akan dimulai. Saat ini, prioritas utama adalah memastikan keamanan dan kesejahteraan warga terdampak selama masa tanggap darurat. Status ini dapat diperpanjang jika kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan intensif.







