Jakarta, faseberita.id – Partai Gerindra mengambil tindakan tegas dengan mencopot Mirwan MS dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Keputusan ini diambil menyusul keberangkatan Mirwan ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umrah di tengah situasi darurat bencana banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan di wilayah Aceh Selatan.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa tindakan Mirwan sangat disayangkan dan mencerminkan kepemimpinan yang kurang bertanggung jawab. “DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” tegas Sugiono pada Jumat (5/12).

Keberangkatan Mirwan untuk umrah semakin disorot karena sebelumnya ia telah menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor. Mirwan diketahui berangkat umrah bersama keluarganya pada Selasa (2/12), saat warga di kawasan Trumon masih mengungsi akibat bencana.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Aceh Selatan, Denny Saputra, membenarkan keberangkatan bupati. Ia berdalih bahwa kondisi Aceh Selatan telah membaik sebelum Mirwan berangkat.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sebelumnya telah menolak permohonan izin Mirwan untuk melaksanakan umrah di tengah bencana. Gubernur menilai Aceh Selatan sangat terdampak bencana dan bupati telah menetapkan status tanggap darurat. Gubernur Aceh berencana memberikan teguran kepada Bupati Aceh Selatan karena mengabaikan surat penolakan tersebut.







