900 Kuota Mudik Gratis Banten 2026 Siap Dibuka, Ini Rutenya!
SERANG – Pemerintah Provinsi Banten, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), kembali menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi perjalanan masyarakat menjelang Lebaran 2026. Sebanyak 900 kuota mudik gratis disiapkan, sebuah inisiatif yang digagas untuk mereduksi kepadatan lalu lintas dan menekan penggunaan kendaraan pribadi selama puncak arus mudik dan balik.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah dalam mengelola mobilitas masyarakat. "Program mudik gratis ini kami hadirkan sebagai solusi untuk mengurangi beban jalan raya dan mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih aman dan nyaman," ujar Tri.
Tri Nurtopo mengungkapkan bahwa pendaftaran program ini akan mulai dibuka untuk umum pada Rabu, 18 Februari 2026. Untuk mendukung kelancaran program, Dishub telah menyiagakan 20 unit bus yang dipastikan laik jalan. "Kami siapkan 20 unit bus untuk program mudik gratis ini," kata Tri, seperti dikutip dari laporan faseberita.id pada Selasa, 17 Februari 2026.
Dengan kapasitas masing-masing bus sekitar 45 penumpang, total 900 pemudik diharapkan dapat terakomodasi menuju berbagai destinasi di Pulau Jawa. Rute yang ditawarkan mencakup kota-kota besar di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Tri merinci, tujuan keberangkatan dari Banten meliputi Surabaya di Jawa Timur; Solo dan Banyumas di Jawa Tengah; serta DI Yogyakarta. Untuk wilayah Jawa Barat, tujuan yang dilayani adalah Tasikmalaya dan Cirebon. Menariknya, program ini juga memfasilitasi arus balik, dengan penjemputan pemudik dari Yogyakarta dan Bandung untuk kembali ke Banten.
Tri menegaskan bahwa program mudik gratis ini bukan semata-mata bantuan transportasi cuma-cuma, melainkan sebuah instrumen strategis untuk pengendalian arus lalu lintas. Dengan mengalihkan pengguna kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, ke moda transportasi massal seperti bus, diharapkan dapat mengurangi beban jalan raya secara signifikan di titik-titik rawan kemacetan.
Langkah ini juga berfungsi sebagai mitigasi dini untuk mencegah penumpukan kendaraan, terutama yang mengarah ke Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan. Mengingat posisi strategis Banten sebagai gerbang penghubung utama antara Pulau Jawa dan Sumatera, pengaturan volume kendaraan menjadi prioritas krusial setiap tahunnya.
Di samping penyediaan angkutan gratis, Dishub Banten juga tengah mematangkan skema distribusi kendaraan di area pelabuhan guna memastikan arus mudik berjalan lebih terkendali. Koordinasi intensif dengan pihak kepolisian dan pengelola pelabuhan terus diperkuat untuk mengantisipasi dan mencegah kemacetan panjang, baik di akses tol maupun jalan arteri menuju titik penyeberangan.
Dishub Banten mengimbau masyarakat yang berminat untuk segera melakukan pendaftaran melalui portal resmi jawaramudik.bantenprov.go.id begitu dibuka. Hal ini penting untuk memastikan kuota yang tersedia dapat terserap secara maksimal dan program ini tepat sasaran dalam membantu mobilitas masyarakat.







