faseberita.id – Peluncuran instrumen investasi Exchange Traded Fund atau ETF berbasis emas oleh Bursa Efek Indonesia pada Agustus 2026 mendatang disambut antusias oleh pelaku pasar modal. Direktur Utama Recapital Asset Management Nurdiaz Alvin Pattisahusiwa bahkan melihat potensi besar dari kehadiran produk inovatif ini.
Menurut Nurdiaz, ETF emas bukan sekadar opsi investasi baru. Ia berpotensi signifikan dalam memperdalam pasar keuangan Indonesia. Selain itu, instrumen ini juga membuka peluang emas bagi Manajer Investasi untuk meningkatkan total dana kelolaan atau Asset Under Management AUM mereka. Bagi para investor di pasar modal, ETF emas hadir sebagai alternatif investasi yang menarik dan menjanjikan.

Recapital Asset Management sendiri telah menyiapkan strategi khusus. Mereka akan menjadikan ETF emas sebagai salah satu pilihan investasi utama, sekaligus melengkapi portofolio produk yang kini sudah mencapai sepuluh jenis. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan beragam nasabah, mulai dari investor ritel, institusi, hingga segmen syariah. Prospek investasi ETF emas ini dibahas lebih lanjut dalam sebuah dialog eksklusif di Power Lunch faseberita.id pada Rabu 09 September 2026.







