News  

Sengketa Sukun Berujung Maut, Oknum TNI AL Diduga Terlibat

admin
Sengketa Sukun Berujung Maut, Oknum TNI AL Diduga Terlibat

Pekanbaru, faseberita.id – Seorang warga Pekanbaru, Gunawan, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum prajurit TNI AL. Insiden tragis ini diduga dipicu oleh tuduhan pencurian buah sukun.

Menurut laporan yang dihimpun faseberita.id, Gunawan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Keluarga korban mendesak Panglima TNI untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Sengketa Sukun Berujung Maut, Oknum TNI AL Diduga Terlibat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

“Saya berharap kepada pimpinan tertinggi TNI agar mengusut kasus ini dengan tuntas dan secara gamblang. Tidak ada ditutup-tutupi,” tegas Rudi, kakak kandung Gunawan, seperti dikutip faseberita.id.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban pada tanggal 15 Agustus lalu.

“Pada 15 Agustus 2025 telah didapat informasi adanya pengaduan dari pihak keluarga korban berinisial GS yang meninggal dunia, diduga akibat pemukulan yang melibatkan salah seorang Prajurit TNI AL yang sedang bertugas berinisial ZM di Kota Pekanbaru,” ujar Tunggul.

Tunggul menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh kecurigaan terhadap dugaan tindakan pencurian yang dilakukan oleh korban. TNI AL juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban atas kejadian ini.

Lebih lanjut, Tunggul mengungkapkan bahwa dugaan penganiayaan terjadi pada tanggal 15 Agustus 2025. Setelah kejadian tersebut, korban diserahkan kepada pihak kepolisian. Namun, pada tanggal 16 Agustus, korban dikembalikan kepada pihak keluarga dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 23 Agustus 2025.

Saat ini, Denpom Lanal Dumai tengah mengamankan oknum prajurit TNI AL yang diduga terlibat dan melakukan pengumpulan keterangan serta pencarian bukti-bukti terkait kasus ini. Jajaran TNI AL di wilayah Dumai juga turut membantu proses penyidikan.

Ikuti Kami di Google News:

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *