News  

Solo Perketat Pengawasan Pangan: Produk Kedaluwarsa Disita!

admin
Solo Perketat Pengawasan Pangan: Produk Kedaluwarsa Disita!

Solo, faseberita.id – Menjelang perayaan Idul Fitri, Pemerintah Kota Solo gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap produk pangan di berbagai pasar dan pusat perbelanjaan. Dalam sidak yang dilakukan baru-baru ini, tim gabungan menemukan sejumlah besar produk makanan dan minuman yang telah melewati masa kedaluwarsa serta berkemasan rusak, memicu kekhawatiran akan keamanan konsumsi masyarakat.

Pemeriksaan komprehensif ini menyasar baik pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern di seluruh penjuru Kota Solo. Ana Prasanti, Ketua Tim Kerja Farmasi, Perbekalan Kesehatan, Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, mengungkapkan bahwa mayoritas temuan adalah produk pangan yang sudah tidak layak konsumsi karena telah melampaui batas waktu kedaluwarsa. Tak hanya itu, beberapa produk juga ditemukan dengan kondisi kemasan yang rusak, yang menurut Ana, "berpotensi mempengaruhi kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat."

Solo Perketat Pengawasan Pangan: Produk Kedaluwarsa Disita!
Gambar Istimewa : statik.tempo.co

Sidak ini merupakan inisiatif dari Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Solo. Tim gabungan ini melibatkan berbagai instansi krusial seperti Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Dinas Perdagangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perangkat daerah terkait lainnya. Untuk efektivitas, petugas dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyisir area pusat kota, mencakup Pasar Gede, Toko Roti Orion, Luwes Nusukan, hingga Hypermart Solo Paragon. Sementara itu, tim kedua fokus pada kawasan utara Solo, meliputi Pasar Mojosongo, Luwes Mojosongo, Toko Oleh-oleh Makkutho, dan Lotte Grosir Solo.

Menyikapi temuan ini, Ana Prasanti menegaskan bahwa tim tidak tinggal diam. Mereka segera memberikan rekomendasi tegas kepada para pelaku usaha untuk segera memisahkan produk-produk kedaluwarsa dari rak penjualan dan mengembalikannya kepada distributor. "Kami mengimbau pedagang dan pengelola toko untuk lebih aktif melakukan pengecekan terhadap kondisi produk yang dipajang di rak penjualan, terutama menjelang Lebaran ketika permintaan masyarakat terhadap bahan makanan dan minuman biasanya meningkat," ujarnya, menekankan pentingnya kewaspadaan.

Pemerintah Kota Solo menekankan bahwa pengawasan semacam ini sangat vital untuk menjamin produk pangan yang beredar di pasaran tetap aman, bermutu, dan layak konsumsi. Peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri secara inheren meningkatkan potensi peredaran produk yang tidak memenuhi standar. Oleh karena itu, selain mengawasi pedagang, pemerintah kota juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dan teliti saat berbelanja. Warga diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kemasan, label produk, izin edar, serta tanggal kedaluwarsa sebelum memutuskan untuk membeli atau mengonsumsi makanan dan minuman. Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat konsumsi produk pangan yang tidak layak.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *