Jakarta, faseberita.id – Banjir rob masih menjadi momok bagi warga Jakarta Utara. BPBD Jakarta Utara melaporkan, hingga Jumat sore (5/12), satu RT di Jalan Dermaga Ujung Muara Angke, Pluit, Penjaringan, masih terendam air dengan ketinggian 5-10 cm.
Vitus Dwi Indarto, Kasatgas BPBD Korwil Jakarta Utara, menjelaskan bahwa sebelumnya tiga RT terdampak rob. Namun, siang harinya air surut di dua RT. Sayangnya, RT 002/RW 022 kembali terendam.

“Personel BPBD terus memantau lokasi dan memastikan situasi terkendali,” ujar Vitus. Akses jalan masih bisa dilalui, namun aktivitas warga terhambat.
Sementara itu, banjir rob di Marunda Pulo, Cilincing, yang sempat mencapai 40 cm, dilaporkan sudah surut pada sore hari.
BMKG Tanjung Priok sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir yang diprediksi terjadi hingga 10 Desember 2025. Fenomena ini dipicu pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Bulan Purnama dan Supermoon, yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum di pesisir utara Jakarta. Kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan juga menjadi indikasi bahaya.







