News  

Rahayu Djojohadikusumo Pamit dari TRIN

admin
Rahayu Djojohadikusumo Pamit dari TRIN

faseberita.id – Dunia korporasi tanah air dikejutkan dengan kabar mundurnya salah satu sosok penting di jajaran manajemen PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN). Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari posisi strategis sebagai Komisaris Utama perusahaan properti tersebut.

Langkah ini terungkap melalui keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen TRIN kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 9 Oktober 2026. Berdasarkan dokumen resmi, pihak perseroan telah menerima surat pengunduran diri tersebut secara formal pada tanggal 7 Oktober 2026.

Rahayu Djojohadikusumo Pamit dari TRIN
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun surat sudah diterima, status pengunduran diri ini belum sepenuhnya final secara hukum korporasi. Perseroan menjelaskan bahwa keputusan resmi mengenai berakhirnya masa jabatan Rahayu akan ditentukan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pelaksanaan rapat tersebut akan disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta Anggaran Dasar perusahaan.

Hingga keputusan RUPSLB tersebut diketuk, manajemen memastikan bahwa Rahayu Saraswati tetap menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawabnya sebagai Komisaris Utama. Ia juga berkomitmen penuh untuk mengawal proses transisi kepemimpinan agar berjalan mulus dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik. Setelah pengunduran diri dinyatakan efektif, ia tidak akan lagi terlibat dalam jajaran pengurus perseroan.

Menariknya, meski melepaskan jabatan strukturalnya, hubungan Rahayu dengan TRIN tidak serta-merta terputus. Ia diketahui masih memegang status sebagai pemegang saham, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pihak manajemen menegaskan bahwa Rahayu akan tetap memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan, namun dalam kapasitasnya sebagai investor atau pemilik saham.

"Meskipun demikian, pengunduran diri ini tidak mengakhiri hubungan Beliau dengan Perseroan," tulis manajemen dalam pernyataan resminya.

Dalam masa jabatannya, Rahayu telah menanamkan visi yang cukup kuat bagi arah pengembangan TRIN. Visi tersebut berfokus pada pembangunan gedung dan pengembangan properti yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Selain itu, ia juga dikenal membawa perspektif perempuan yang kuat ke dalam industri properti yang selama ini didominasi pria, serta menekankan pentingnya aspek kualitas dan keunggulan desain dalam setiap proyek.

Menanggapi perubahan struktur ini, manajemen TRIN memberikan jaminan kepada para investor dan publik. Mereka menegaskan bahwa mundurnya Rahayu tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan secara keseluruhan.

Pihak perusahaan berjanji akan segera menyampaikan hasil keputusan RUPSLB kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan masyarakat luas paling lambat dua hari kerja setelah rapat tersebut dilaksanakan. Manajemen juga menutup pernyataan mereka dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh Rahayu selama menjabat sebagai nakhoda di jajaran komisaris.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *