faseberita.id – Langkah mengejutkan diambil oleh PT Bank HSBC Indonesia di tengah rencana besar perusahaan untuk melepas lini bisnis ritelnya. Alih-alih melakukan pengurangan aktivitas, bank raksasa asal Inggris ini justru tancap gas dengan menggelar ajang promosi besar-besaran bertajuk HSBC-ANA Travel Fair 2026 untuk periode Oktober. Langkah ini dinilai cukup kontras mengingat proses transisi kepemilikan bisnis ritel mereka ke PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) diperkirakan akan rampung dalam waktu kurang dari satu tahun lagi.
Meski sedang dalam masa transisi, HSBC Indonesia tidak main-main dalam menetapkan target. Mereka membidik pertumbuhan total transaksi yang jauh lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu, yang sempat menyentuh angka 44 persen secara tahunan (year on year). Fokus utama dalam perhelatan ini adalah menyasar kelompok nasabah affluent atau kalangan kelas atas, serta segmen emerging affluent yang memiliki daya beli tinggi.

Head of Marketing & Customer, IWPB, HSBC Indonesia, Fransisca Arnan, menjelaskan bahwa meskipun pengumuman transisi ke OCBC sudah disampaikan, komitmen pelayanan terhadap nasabah tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, HSBC ingin memastikan bahwa selama masa peralihan ini, kebutuhan nasabah tetap terpenuhi dengan standar layanan yang tinggi.
"Memang benar kami sudah mengumumkan transisi ke OCBC tahun depan. Namun, dalam masa tunggu ini, fokus kami tetap pada nasabah. Bagaimana caranya kami terus memenuhi kebutuhan mereka," ujar Fransisca dalam sesi media briefing di Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).
Ia menegaskan bahwa rencana penjualan unit ritel bukan berarti HSBC akan mengabaikan nasabahnya. Sebaliknya, periode ini dianggap sebagai momentum krusial untuk mempersiapkan proses transisi yang mulus menuju OCBC Indonesia, yang ditargetkan selesai pada semester pertama tahun 2027. HSBC berkomitmen untuk membawa seluruh nilai tambah dan keunggulan layanan yang selama ini dinikmati nasabah agar tetap terjaga hingga proses pengalihan selesai.
Untuk menjangkau para nasabah kelas atas tersebut, HSBC-ANA Travel Fair 2026 digelar secara serentak di dua lokasi prestisius, yakni Central Park Mall dan Plaza Indonesia. Dalam pameran ini, nasabah ditawarkan berbagai kemewahan mulai dari paket liburan, tur darat, hingga reservasi hotel dan atraksi wisata dengan berbagai skema menarik seperti promo beli satu gratis satu, diskon cashback, hingga cicilan bunga 0 persen.
Sebagai informasi, kesepakatan akuisisi antara OCBC Indonesia dan HSBC Indonesia mencakup pengalihan aset dan liabilitas dari sektor retail banking serta wealth management. Total nilai aset yang akan dialihkan mencapai angka fantastis, yakni Rp89,8 triliun. Nilai tersebut terdiri dari produk investasi seperti obligasi, reksa dana, dan asuransi senilai Rp58,2 triliun, serta simpanan nasabah sebesar Rp31,6 triliun. Selain itu, portofolio pinjaman ritel kecil senilai Rp3,6 triliun juga akan ikut berpindah tangan.
Melalui transaksi ini, OCBC Indonesia akan memperkuat posisinya dengan mengelola lebih dari 336.000 nasabah dan menambah sekitar 1.300 karyawan baru ke dalam jajaran organisasinya.







