News  

IHSG Melonjak Dahsyat Tembus 6600 Bank Jadi Raja

admin
IHSG Melonjak Dahsyat Tembus 6600 Bank Jadi Raja

faseberita.id – Indeks Harga Saham Gabungan IHSG tampil perkasa mengakhiri perdagangan Selasa 1 September 2026. Pasar modal Tanah Air berhasil menembus level krusial 6600 setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Kenaikan signifikan ini didorong kuat oleh performa gemilang saham-saham perbankan raksasa.

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia BEI IHSG ditutup melesat 7446 poin atau setara 114 persen ke posisi 659994. Sepanjang hari indeks acuan ini sempat menyentuh puncak 660818 dan terendah 653580 menunjukkan dinamika pasar yang cukup aktif.

IHSG Melonjak Dahsyat Tembus 6600 Bank Jadi Raja
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Motor penggerak utama penguatan IHSG tak lain adalah saham-saham berkapitalisasi besar terutama dari sektor finansial. PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk BBRI menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 1398 poin disusul PT Bank Central Asia Tbk BBCA dengan 939 poin dan PT Bank Mandiri Persero Tbk BMRI yang menyumbang 782 poin. Pada penutupan perdagangan BBRI bertengger di Rp3380 BBCA di Rp6600 dan BMRI di Rp4320.

Selain bank-bank besar beberapa saham komoditas juga turut memberikan dorongan positif. Saham PT Bumi Resources Tbk BUMI menyumbang 547 poin sementara PT United Tractors Tbk UNTR berkontribusi 442 poin dan PT Astra International Tbk ASII menambah 347 poin.

Kekuatan pasar juga tercermin dari pergerakan sektoral. Sektor konsumer non-primer memimpin kenaikan dengan lonjakan 308 persen diikuti utilitas 268 persen energi 198 persen dan finansial 196 persen. Di sisi lain hanya dua sektor yang tertekan yakni teknologi yang merosot 17 persen dan bahan baku yang melemah tipis 053 persen.

Aktivitas perdagangan hari ini juga menunjukkan gairah tinggi. Total volume transaksi mencapai 5034 miliar saham dengan nilai fantastis Rp2035 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 263 juta kali. Sebanyak 420 saham berhasil menguat 233 saham melemah dan 310 saham stagnan.

Minat investor asing yang deras menjadi salah satu faktor penopang kuat saham-saham utama terutama perbankan. Pada sesi pertama investor asing mencatatkan pembelian bersih net buy sebesar Rp9726 miliar. Saham-saham seperti BBRI BBCA BMRI dan BUMI menjadi incaran utama para investor global. Dengan demikian saham perbankan menjadi garda terdepan yang menjaga IHSG tetap kokoh di tengah tekanan yang dialami oleh saham-saham teknologi. Secara kumulatif BBRI BBCA dan BMRI menyumbangkan sekitar 3119 poin terhadap kenaikan IHSG hari ini.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *