News  

Geger Bursa Saham Haji Isam Kena Gembok

admin
Geger Bursa Saham Haji Isam Kena Gembok

faseberita.id – Bursa Efek Indonesia BEI mengambil langkah mengejutkan dengan membekukan perdagangan dua saham emiten yang tengah menjadi sorotan publik. Salah satunya adalah saham perusahaan yang terafiliasi dengan konglomerat ternama Haji Isam. Kebijakan ini diberlakukan sebagai upaya perlindungan investor dari gejolak pasar yang ekstrem.

PT Jhonlin Agro Raya Tbk JARR emiten kelapa sawit yang identik dengan Haji Isam, secara resmi dihentikan sementara perdagangannya di pasar reguler dan pasar tunai mulai 11 September 2026. Keputusan ini diambil setelah saham JARR mengalami lonjakan harga yang sangat signifikan dalam periode singkat. BEI menilai perlu adanya "pendinginan" untuk meredakan spekulasi.

Geger Bursa Saham Haji Isam Kena Gembok
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Data pasar menunjukkan performa JARR yang fantastis. Dalam sepekan terakhir, saham ini melesat 1522 persen. Bahkan, dalam sebulan terakhir, JARR telah melonjak hingga 9424 persen, dengan harga terakhir tercatat di level 3710 per saham. Pembekuan ini diharapkan memberi waktu bagi pelaku pasar untuk mencermati informasi dan membuat keputusan investasi yang lebih rasional.

Tidak hanya JARR, BEI juga memberlakukan suspensi terhadap perdagangan saham PT LCK Global Kedaton Tbk LCKM di seluruh pasar sejak 10 September 2026. Alasan pembekuan LCKM berbeda, yakni adanya ketidakpastian serius mengenai kelangsungan usaha perusahaan konstruksi telekomunikasi tersebut.

Sebelumnya saham LCKM telah lebih dulu dihentikan sementara di pasar reguler dan pasar tunai. Harga sahamnya kini berada di level 109 per saham. Situasi ini menambah daftar emiten yang menghadapi tantangan operasional dan memicu intervensi regulator.

Manajemen BEI dalam pengumumannya menegaskan pentingnya bagi seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan. Hal ini krusial demi menjaga transparansi dan mendukung keputusan investasi yang tepat.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *