News  

Cukai Rokok Tambah Layer Siap Guncang Pasar

admin

faseberita.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana penambahan lapisan tarif cukai hasil tembakau atau rokok akan diberlakukan tahun ini. Kepastian ini muncul di tengah pembahasan yang masih berlangsung dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Meskipun jadwal pertemuan lanjutan dengan para wakil rakyat belum final, Purbaya optimistis kebijakan ini segera terealisasi.

Purbaya menjelaskan bahwa saat ini pemerintah dan DPR masih memprioritaskan pembahasan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara serta kebijakan krusial lainnya. Setelah agenda-agenda tersebut rampung, ia berjanji akan kembali berkoordinasi dengan DPR demi mempercepat implementasi penambahan layer tarif. "Namun tahun ini akan dijalankan," tegasnya dalam sebuah konferensi pers APBN di kantor Kementerian Keuangan Selasa lalu.

Cukai Rokok Tambah Layer Siap Guncang Pasar
Gambar Istimewa : statik.tempo.co

Pemerintah menargetkan kebijakan ini mampu menumpas peredaran rokok ilegal sekaligus mengerek penerimaan kas negara. Namun, rencana ini justru menuai kritik tajam dari koalisi masyarakat sipil. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives CISDI Indonesia Youth Council for Tactical Changes IYCTC dan Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia RUKKI kompak menyuarakan penolakan.

Beladenta Amalia Lead for Tobacco Control CISDI meragukan efektivitas penambahan layer dalam memberantas rokok ilegal. Menurutnya, rokok ilegal tidak akan serta merta masuk ke dalam sistem yang ada. "Kalau kami merasa pasti tetap akan ada rokok ilegal. Tambahan layer tidak akan menjamin rokok ilegal akan secara sukarela masuk ke sistem yang sudah ada. Karena tentu itu kalau masuk ke sistem berarti akan mengurangi profit margin mereka," ujarnya pada Juni silam.

Saat ini Indonesia memiliki delapan struktur golongan cukai yang berlaku untuk kategori rokok mesin dan sigaret kretek tangan SKT. Executive Director IYCTC Manik Margana Mahendra menilai sistem layer cukai rokok di Indonesia adalah yang terumit di dunia. Ia justru mendesak pemerintah untuk menyederhanakan lapisan tarif yang ada.

Manik bahkan menyebut rencana penambahan layer cukai rokok sebagai sebuah ironi. Di tengah upaya pemerintah menghemat anggaran, penambahan lapisan tarif justru berpotensi membuat rokok murah semakin mudah diakses. Akibatnya anggaran kesehatan bisa melonjak karena konsumen lebih gampang mendapatkan produk tembakau.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *