faseberita.id – Dunia olahraga sering kali menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kehebatan fisik dan teknik mereka di lapangan. Namun, di balik prestasi gemilang dan trofi yang berjejer, terdapat sisi lain yang tak kalah memukau, yakni kekuatan finansial yang luar biasa. Banyak orang mengira bahwa nama-nama besar seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo akan mendominasi daftar orang terkaya di dunia olahraga, namun realitanya justru berkata lain.
Berdasarkan data terbaru dari Forbes Billionaires Index per September 2026, peta kekayaan atlet dunia ternyata didominasi oleh para legenda dari cabang olahraga yang berbeda. Alih-alih pesepak bola, posisi puncak justru ditempati oleh sang legenda bola basket asal Amerika Serikat, Michael Jordan.

Michael Jordan bukan sekadar mantan pemain NBA yang legendaris; ia telah bertransformasi menjadi seorang taipan bisnis yang sangat disegani. Kekayaan bersih Jordan saat ini ditaksir mencapai angka fantastis, yakni US$4,3 miliar atau jika dikonversikan ke mata uang rupiah setara dengan Rp77 triliun. Sumber kekayaannya tidak hanya berasal dari gaji saat masih aktif bermain, melainkan dari kerajaan bisnis yang ia bangun secara mandiri. Salah satu pilar utamanya adalah kerja sama ikonik dengan jenama pakaian olahraga global, Nike, serta perannya sebagai mantan pemilik klub NBA, Charlotte Hornets.
Menyusul di posisi kedua adalah maestro golf asal Amerika Serikat, Tiger Woods. Woods berhasil mengumpulkan kekayaan bersih sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp27 triliun. Keberhasilan finansial Woods merupakan kombinasi sempurna antara karier profesional yang sangat dominan di lapangan hijau serta berbagai kontrak sponsor bernilai jutaan dolar yang ia jalin selama bertahun-tahun.
Di peringkat ketiga, terdapat bintang basket NBA yang masih aktif berkompetisi, LeBron James. Meski masih terus berkeringat di lapangan, LeBron telah berhasil mengamankan posisi sebagai miliarder dengan kekayaan bersih menyentuh angka US$1,4 miliar atau setara dengan Rp25 triliun. Hal ini membuktikan bahwa manajemen keuangan dan investasi yang cerdas dapat dilakukan bahkan saat seorang atlet masih berada di puncak karier aktifnya.
Sementara itu, dua ikon sepak bola dunia yang selalu menjadi pusat perhatian, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, tetap masuk dalam jajaran elit atlet terkaya. Meski demikian, mereka harus puas berada di bawah dominasi para legenda basket dan golf Amerika tersebut. Kehadiran mereka dalam daftar ini tetap menunjukkan betapa masifnya nilai komersial yang dimiliki oleh bintang sepak bola di era modern.
Fenomena ini memberikan pelajaran berharga bahwa kesuksesan seorang atlet tidak hanya diukur dari jumlah gol atau medali yang diraih, tetapi juga dari kemampuan mereka dalam bertransformasi menjadi pebisnis ulung. Kelima sosok ini telah membuktikan bahwa mereka mampu menjaga eksistensi dan memperluas pundi-pundi kekayaan jauh melampaui masa kejayaan mereka di lapangan pertandingan.







