Mandiri Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Jakarta, faseberita.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui fasilitasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Sepanjang tahun 2025, bank pelat merah ini berhasil menyalurkan skema Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada lebih dari 7,45 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 123 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, dalam keterangannya pada Rabu (11/2/2026), menekankan bahwa perseroan akan terus mengakselerasi ekosistem penyaluran bantuan sosial yang terintegrasi. Upaya ini bukan sekadar penyaluran dana, melainkan bagian integral dari strategi Bank Mandiri untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada yang berhak, secara tepat sasaran dan tepat waktu.
"Kami akan terus mendukung implementasi program-program pemerintah, khususnya yang terkait langsung dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat luas. Ini adalah upaya kami untuk memberikan nilai tambah bagi penguatan ekonomi kerakyatan," ujar Riduan.
Untuk menjamin efektivitas penyaluran bansos sesuai kebijakan pemerintah, Bank Mandiri secara aktif menjalin koordinasi yang erat dengan berbagai kementerian dan pemangku kepentingan terkait. Proses ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari pendataan, pemutakhiran data, hingga distribusi langsung kepada KPM di berbagai daerah.
Riduan menjelaskan, koordinasi yang intensif ini krusial untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran, sekaligus menjaga kredibilitas serta keberlanjutan program perlindungan sosial yang menjadi prioritas utama pemerintah. "Melalui sinergi yang erat, Bank Mandiri memastikan setiap tahapan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, mulai dari validasi data hingga distribusi di lapangan, sehingga bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan tepat waktu," tambahnya.
Penyaluran bansos yang terarah ini merupakan bagian dari peran strategis Bank Mandiri dalam menjaga daya beli masyarakat rentan, memperkuat stabilitas konsumsi rumah tangga, serta mendukung akselerasi ekonomi nasional yang berbasis kerakyatan.
Tak hanya berfokus pada penyaluran, Bank Mandiri juga aktif mendukung inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk memberdayakan para penerima bansos agar dapat mandiri secara ekonomi dan keluar dari daftar penerima. Pemerintah menargetkan lebih dari 300 ribu orang dapat lepas dari daftar penerima bansos pada akhir tahun 2026.
Sebagai bagian dari program pemberdayaan tersebut, pada triwulan IV 2025, Bank Mandiri telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini ditujukan bagi penerima bansos yang telah merintis usaha kecil, dengan memberikan materi motivasi, pelatihan pengelolaan keuangan, serta penguatan kemampuan pemasaran.
"Dukungan terhadap program prioritas pemerintah merupakan komitmen berkelanjutan Bank Mandiri sebagai mitra strategis. Kami percaya, melalui sinergi yang terintegrasi, akselerasi yang bertumbuh, serta penguatan ekosistem BUMN, kita dapat menghadirkan keunggulan berkelanjutan dan memperluas dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat," pungkas Riduan.







