News  

Terjebak Sindikat Kamboja, Pemuda Kulon Progo Jadi Buronan

admin
Terjebak Sindikat Kamboja, Pemuda Kulon Progo Jadi Buronan

Yogyakarta, faseberita.id – Mimpi Herlambang, pemuda asal Kulon Progo, Yogyakarta, untuk meningkatkan ekonomi keluarga berubah menjadi mimpi buruk. Ia menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan dipaksa menjadi scammer di Kamboja.

Awalnya, Herlambang dijanjikan pekerjaan sebagai penjaga toko di Thailand oleh sebuah LPK di Surabaya dengan biaya Rp25 juta. Namun, setibanya di Kamboja pada September 2024, ia justru dipaksa bekerja sebagai penipu online dengan tekanan dan ancaman kekerasan.

Terjebak Sindikat Kamboja, Pemuda Kulon Progo Jadi Buronan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

“Dihukumnya dipukul atau disetrum, tergantung kesalahan. Minimal 10 kali,” ungkap Herlambang.

Setelah beberapa waktu, Herlambang dan sembilan WNI lainnya berhasil melarikan diri dari gedung tempat mereka bekerja yang berlokasi di perbatasan Kamboja-Thailand. Pelarian mereka tidak mudah, karena mereka telah masuk daftar hitam sindikat.

“Kita sudah masuk blacklist bos, anak buahnya juga mencari,” katanya.

Beruntung, enam dari sepuluh WNI, termasuk Herlambang, berhasil dipulangkan ke Indonesia. Kepulangan Herlambang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan KBRI di Phnom Penh. Bahkan, warga desa patungan untuk membantu biaya kepulangannya.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengapresiasi gerak cepat perangkat desa dalam melaporkan kasus ini. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mencari pekerjaan di luar negeri.

“Pastikan kejelasan PT atau lembaganya, jangan tergiur gaji tinggi dengan syarat mudah,” pesan Herlambang.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *