Jakarta, faseberita.id – Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memberikan sinyal kuat terkait potensi Kepala Badan Pengelola Haji (BP Haji), M. Irfan Yusuf, yang akrab disapa Gus Irfan, untuk menduduki kursi Menteri Haji dan Umrah RI. Hal ini menyusul disahkannya RUU Haji yang sekaligus membentuk kementerian baru tersebut.
“Kemungkinan seperti itu ada,” ujar Pras di Istana Kepresidenan, Kamis (28/8), merespons pertanyaan wartawan mengenai kans Gus Irfan.

Meski demikian, Pras menekankan bahwa keputusan final berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. “Kita tunggu keputusan dari Bapak Presiden karena sepenuhnya itu menjadi hak prerogatif beliau,” imbuhnya. Pemerintah saat ini tengah memproses pembentukan Kementerian Haji dan Umrah RI sesuai amanat UU Haji yang baru.
Sebelumnya, isu penunjukan Gus Irfan sebagai Menteri Haji mencuat dalam rapat evaluasi Haji 2025 di DPR. Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, secara terbuka menyebut nama Gus Irfan sebagai kandidat kuat.
Menanggapi hal tersebut, Gus Irfan menyatakan kesiapannya untuk menerima apapun keputusan Presiden Prabowo. “Itu terserah Bapak Presiden kita, siapa yang akan menjadi pemimpin di Kementerian Haji yang baru ini,” ujarnya di kompleks parlemen, Rabu (27/8).
Kementerian Haji dan Umrah RI resmi terbentuk setelah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR beberapa waktu lalu, menandai babak baru dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah di Indonesia.








Respon (2)