News  

Saham BYAN Makin Banyak Dilepas ke Haji Isam

admin
Saham BYAN Makin Banyak Dilepas ke Haji Isam

faseberita.id – Langkah strategis tengah diambil oleh raksasa pertambangan batu bara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia ini baru saja mengumumkan adanya perubahan signifikan dalam kesepakatan jual beli saham dengan pihak ketiga. Perubahan ini melibatkan penambahan jumlah saham yang akan dialihkan oleh pemilik saham utama kepada grup milik pengusaha ternama, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam.

Berdasarkan informasi terbaru yang diterima, perubahan ini menyangkut Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) antara pihak keluarga pemilik saham pengendali, yakni Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low, dengan PT Jhonlin Baratama. PT Jhonlin Baratama sendiri merupakan bagian dari Jhonlin Group, entitas bisnis yang dimiliki oleh Haji Isam.

Saham BYAN Makin Banyak Dilepas ke Haji Isam
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 6 Oktober 2026, manajemen PT Bayan Resources Tbk mengungkapkan bahwa jumlah saham yang akan dialihkan mengalami peningkatan. Jika sebelumnya jumlah saham yang disepakati untuk dilepas adalah sebanyak 10.000.000.500 saham biasa, kini angka tersebut membengkak menjadi 10.084.088.370 saham biasa.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Jenny Quantero dan Alastair Mcleod, menjelaskan bahwa penandatanganan perubahan perjanjian ini telah dilakukan oleh para pihak pada 1 Oktober 2026. Penambahan jumlah saham ini menandakan adanya dinamika baru dalam struktur kepemilikan saham perusahaan di masa mendatang.

Meskipun terjadi penambahan jumlah saham yang akan berpindah tangan, manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengganggu stabilitas perusahaan. Pihak perseroan menyatakan bahwa perubahan ini tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha PT Bayan Resources Tbk secara keseluruhan.

Sebelumnya, pada pertengahan September 2026, BYAN memang telah mengumumkan rencana pengalihan saham pengendali. Transaksi ini merupakan bagian dari langkah korporasi besar yang melibatkan pendiri perusahaan, Low Tuck Kwong, bersama putrinya, Elaine Low.

Perlu dicatat bahwa meskipun jumlah saham yang akan dialihkan telah bertambah, pelaksanaan dan penyelesaian akhir dari transaksi besar ini masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan (conditions precedent). Setelah seluruh syarat tersebut terpenuhi, PT Jhonlin Baratama dipastikan akan memegang kendali atas 10.084.088.370 saham biasa di PT Bayan Resources Tbk.

Langkah ini menjadi sorotan tajam para pelaku pasar modal, mengingat keterlibatan dua tokoh besar dalam industri sumber daya alam Indonesia. Perubahan jumlah saham ini menunjukkan adanya komitmen yang lebih besar dari pihak pembeli untuk memperkuat posisi mereka di dalam struktur kepemilikan PT Bayan Resources Tbk.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *