News  

Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Tunai

admin
Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Tunai

faseberita.id – Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh kabar mengenai kendala yang dialami oleh sejumlah nasabah PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP). Isu mengenai sulitnya melakukan penarikan dana tunai serta hambatan dalam melakukan transfer antarbank ini memicu kekhawatiran luas di kalangan pengguna layanan perbankan tersebut.

Kericuhan informasi ini bermula dari sebuah unggahan viral di platform media sosial Threads. Seorang pengguna akun @raraw.secacc mengeluhkan pengalaman pahitnya saat mencoba mengambil uang di kantor cabang MNC Bank pada awal November 2026. Dalam unggahannya, ia mengaku hanya diperbolehkan menarik uang tunai maksimal sebesar Rp500 ribu saja, sebuah angka yang dinilai sangat tidak memadai bagi kebutuhan nasabah.

Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Tunai
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menanggapi kegaduhan yang terjadi di ruang publik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat dengan melakukan investigasi mendalam. OJK menyatakan telah melakukan penelusuran intensif terkait kondisi likuiditas serta bagaimana manajemen MNC Bank mengelola arus kas mereka. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa bank tersebut tetap mampu memenuhi seluruh kewajibannya kepada para nasabah tanpa terkecuali.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. OJK telah menginstruksikan manajemen MNC Bank untuk segera menyelesaikan kendala teknis yang menghambat pemulihan dana nasabah. "Jika ditemukan adanya kendala dalam pemenuhan kewajiban, OJK akan mengambil langkah pengawasan yang tegas," ujar Dian dalam keterangannya.

Meski demikian, OJK memberikan jaminan bahwa permodalan BABP sejauh ini masih berada dalam batas ketentuan yang berlaku. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang beredar di media sosial yang dapat memicu kepanikan massal.

Di sisi lain, pihak manajemen PT Bank MNC Internasional Tbk. akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak bank menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi sebenarnya merupakan bagian dari proses pemulihan (recovery) layanan transaksi digital yang sedang berlangsung.

Manajemen menyatakan bahwa mereka tengah melakukan upaya mitigasi terbaik agar seluruh jaringan layanan perbankan dapat kembali beroperasi secara normal dalam waktu singkat. Menurut mereka, dampak dari proses pemulihan ini memang terasa pada sisi operasional, seperti meningkatnya antrean di kantor cabang maupun lonjakan panggilan ke layanan call center.

Namun, pihak bank menegaskan bahwa gangguan teknis ini tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kesehatan keuangan perusahaan secara keseluruhan. Sebagai solusi sementara, nasabah disarankan untuk menggunakan jaringan ATM MNC Bank jika ingin melakukan penarikan tunai atau sekadar mengecek saldo.

Untuk menghindari penumpukan di kantor cabang, nasabah juga diimbau untuk tetap memperhatikan jam operasional resmi dan memanfaatkan saluran informasi digital yang telah disediakan bank, termasuk infografis resmi yang tersedia di situs dan akun media sosial perseroan.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *