News  

Luhut Siapkan Strategi Baru Perkuat Pasar Modal RI

admin
Luhut Siapkan Strategi Baru Perkuat Pasar Modal RI

Jakarta, faseberita.id – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, tengah menggodok sejumlah rekomendasi krusial untuk merevitalisasi iklim pasar modal Indonesia. Usulan komprehensif ini, yang akan segera disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk memperkuat kredibilitas dan daya tarik investasi di dalam negeri, menyusul penilaian kritis dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Sekarang ada juga anggota Dewan yang sedang melakukan studi banding, melihat pasar modal di negara-negara ASEAN ini," ungkap Luhut kepada awak media di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Februari 2026.

Luhut Siapkan Strategi Baru Perkuat Pasar Modal RI
Gambar Istimewa : statik.tempo.co

Luhut menjelaskan, DEN tidak hanya berfokus pada perbandingan regional, tetapi juga mendalami praktik terbaik dari sejumlah negara Asia. Ia secara khusus menyoroti keberhasilan India dalam melakukan reformasi pasar modal. Menurutnya, India berhasil membangun kredibilitas yang kuat, sehingga menarik arus dana masuk yang masif, bahkan sembilan kali lebih besar dari dana yang keluar.

"Pengalaman India menunjukkan, begitu mereka melakukan reformasi dengan baik dan membangun kredibilitas yang bagus, uang yang masuk itu 9 kali lebih besar dari dana yang keluar. Kita juga berharap itu terjadi di Indonesia," tegas Luhut, optimis bahwa Indonesia memiliki peluang serupa jika mampu memperkuat komitmen terhadap independensi dan transparansi.

Selain perbaikan regulasi dan tata kelola, Luhut juga mengisyaratkan perlunya penyegaran kepemimpinan di sektor pasar modal. Ia mengemukakan gagasan untuk mencari figur muda yang memiliki pengalaman luas dan kredibilitas tak tergoyahkan.

Ia menggarisbawahi pentingnya menghadirkan sosok profesional yang tidak mudah diintervensi oleh pihak mana pun, namun tetap memiliki akses langsung untuk melaporkan perkembangan kepada Presiden. Bagi Luhut, kredibilitas adalah fondasi utama dalam memperkuat posisi pasar modal Indonesia di mata investor global. "Cari anak muda yang punya pengalaman, yang punya kredibilitas, untuk memimpin pasar modal, yang tidak bisa diintervensi siapa-siapa gitu," tambahnya.

Pembenahan menyeluruh ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi Indonesia dalam indeks global. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan mampu mendorong arus modal masuk yang lebih stabil dan berkelanjutan ke perekonomian nasional.

Sebelumnya, MSCI membekukan sementara rebalancing atau penyesuaian komposisi dan bobot saham Indonesia. Dalam pengumumannya pada Rabu, 28 Januari 2026, MSCI menyoroti kekhawatiran investor terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia.

"Meskipun telah ada perbaikan minor terhadap data float PT Bursa Efek Indonesia, investor menyoroti bahwa masalah fundamental terkait kemampuan investasi masih berlanjut karena kurangnya transparansi dalam struktur kepemilikan saham dan kekhawatiran tentang kemungkinan perilaku perdagangan terkoordinasi yang merusak pembentukan harga yang tepat," demikian pernyataan MSCI.

Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, MSCI menekankan perlunya informasi yang lebih rinci dan andal mengenai struktur kepemilikan saham, termasuk pemantauan konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi. Hal ini krusial untuk mendukung penilaian terhadap free float dan kemampuan investasi di seluruh saham Indonesia, yang menjadi dasar pembekuan sementara penyesuaian saham oleh MSCI.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *