faseberita.id – Dunia otomotif Indonesia digemparkan dengan kehadiran prototipe mobil listrik terbaru Hyundai bernama Neira. Kendaraan roda empat berkapasitas tujuh penumpang ini tidak hanya memukau dengan desainnya yang futuristik tetapi juga membanggakan karena kandungan lokalnya yang fantastis. Inspirasi nama Neira sendiri diambil dari keindahan Banda Neira di Maluku menambah sentuhan kebanggaan nasional pada inovasi ini.
Fransiscus Soerjopranoto Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia mengungkapkan optimisme tinggi terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri TKDN mobil ini. Saat ini TKDN Neira sudah melampaui 60 persen dan diproyeksikan akan mencapai angka impresif sekitar 80 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Fransiscus di sela-sela acara di ICE BSD City Tangerang pada Rabu 29 Juli 2026.

Neira pertama kali unjuk gigi di hadapan publik sehari sebelum pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. President Director Hyundai Motors Indonesia Kenny Lee secara langsung memperkenalkan prototipe ini dalam presentasi singkat yang memukau. Neira digadang-gadang sebagai representasi kendaraan listrik masa depan Hyundai yang siap mengaspal. Model yang dipamerkan ini dipastikan sudah final tanpa ada perubahan lagi.
Sayangnya kesempatan untuk melihat Neira secara langsung sangat terbatas. Mobil ini hanya dipajang selama dua hari yakni pada 29 dan 30 Juli. Meski telah mencuri perhatian publik Hyundai belum membuka keran pemesanan untuk prototipe ini. "Rasanya belum bisa" ujar Fransiscus mengindikasikan bahwa Neira masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut sebelum siap dipasarkan.
Dari segi desain Neira dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian khususnya di perkotaan. Interior kabinnya memadukan warna hitam dan krem putih termasuk pada bagian kemudi menciptakan kesan elegan dan modern. Konfigurasi tempat duduknya unik baris kedua dilengkapi dua kursi besar di sisi pintu dan satu kursi kecil di tengah sementara baris ketiga memiliki dua kursi dengan ukuran yang lebih ringkas.
Kenny Lee menegaskan bahwa prototipe ini akan terus disempurnakan agar sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat Indonesia. "Kami berharap Neira akan memainkan peran bermakna dalam mempercepat transisi Indonesia menuju elektrifikasi" pungkas Kenny Lee. Neira diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia menuju era kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

