faseberita.id – Sebuah seruan penting menggema dari Ketua Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Sodik Mudjahid. Ia mendesak Pusat Dakwah Islam PUSDAI Jawa Barat untuk mengukuhkan diri sebagai lokomotif utama penggerak umat. Kunci suksesnya? Optimalisasi empat peran vital: fasilitator koordinator dinamisator dan inovator.
Pernyataan strategis ini disampaikan Sodik yang juga pernah menjabat Wakil Pimpinan PUSDAI Jabar periode pertama dalam acara peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah di kompleks PUSDAI Bandung Selasa 11 Agustus 2026. Sodik mengenang masa-masa awal PUSDAI yang dirintis dengan semangat profesionalisme dan berharap kepemimpinan baru di bawah Jujun dan Ijang mampu membawa PUSDAI melangkah lebih jauh.

Menurut Sodik pemaksimalan fungsi-fungsi tersebut menjadi pilar utama dalam membangun ekosistem dakwah yang kuat menyelaraskan potensi gerakan keumatan menghidupkan semangat dinamika serta melahirkan inovasi program sosial dan pendidikan. Ia berharap PUSDAI Jabar terus merawat jejak langkah strategis ini demi menjawab tantangan era modern.
Sementara itu Miftah Faridl Pimpinan PUSDAI periode pertama turut menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pendiri dan pejabat daerah yang telah membidani lahirnya PUSDAI. Ia secara khusus mengajak generasi muda untuk senantiasa menjaga komitmen terhadap agama dan bangsa melalui berbagai ijtihad kegiatan baik di ranah dakwah politik maupun ekonomi.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Ketua DKM PUSDAI Jawa Barat Jujun Junaedi Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna. Turut hadir pula Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto dan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman. Dari kalangan akademisi tampak Rektor UNISBA A Harits Nu’man dan Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto.

