Longsor Bandung Barat: KAI Batalkan Perjalanan, Penumpang Dialihkan
BANDUNG BARAT – Sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Bandung Barat terpaksa dibatalkan pada Rabu, 1 April 2026, menyusul insiden longsor yang menimbun petak jalan Maswati-Sasaksaat. Peristiwa ini berawal ketika KA Ciremai terjebak material longsor, menyebabkan gangguan signifikan pada operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung.

Kuswardojo, Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, menjelaskan bahwa dampak longsoran tersebut berujung pada pembatalan beberapa rute. "Sebagai dampak dari kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung dilakukan pembatalan," terang Kuswardojo dalam keterangan persnya.
Beberapa rute kereta api yang mengalami pembatalan sebagian perjalanan meliputi KA Ciremai (174B dan 173B), KA Harina (102), KA Papandayan (129B), KA CL Garut (349 dan 350), serta KA Serayu (288-289). Sementara itu, tiga perjalanan KA Parahyangan dibatalkan sepenuhnya, yakni KA Parahyangan (134B) relasi Gambir-Bandung, KA Parahyangan (139B) Bandung-Gambir, dan KA Parahyangan (140B) Gambir-Bandung.
Untuk meminimalisir dampak terhadap penumpang, KAI Daop 2 Bandung segera mengalihkan moda transportasi bagi mereka yang terdampak. Sejumlah bus disiapkan untuk mengantar penumpang ke stasiun tujuan akhir. "Bagi pengguna jasa yang terdampak bisa melakukan pembatalan dengan pengembalian bea 100 persen dari harga tiket tertera," tambah Kuswardojo, memberikan opsi pengembalian dana penuh.
Kuswardojo juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Kami pastikan seluruh penumpang dan kru KA Ciremai dalam kondisi selamat. KAI selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional," tegasnya. Seluruh penumpang KA Ciremai yang sempat terjebak telah berhasil dievakuasi dan diantar ke stasiun tujuan menggunakan bus pengalihan.
Saat ini, upaya keras sedang dilakukan oleh PT KAI Daop 2 Bandung untuk menormalisasi jalur kereta api. Petugas sarana dan prasarana telah diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsoran dan melakukan perbaikan jalur. "Kami sampai saat ini masih mengupayakan agar bisa selesai sesegera mungkin, mengingat lokasi juga masih hujan," jelas Kuswardojo, menyoroti tantangan cuaca di lapangan.
Meski demikian, KAI belum merencanakan pembatalan perjalanan untuk Kamis, 2 April 2026. "Sejauh ini belum ada pembatalan untuk perjalanan besok, semoga bisa segera teratasi sehingga perjalanan KA normal kembali," harapnya, menunjukkan optimisme terhadap pemulihan jalur.
Atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan perjalanan ini, KAI menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan. "Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat longsoran di petak Maswati-Sasaksaat," tutup Kuswardojo.







