faseberita.id – PT Jasa Armada Indonesia Tbk IPCM baru saja mengumumkan gebrakan besar dalam struktur kepemimpinannya. Rapat Umum Pemegang Saham RUPS perusahaan penyedia jasa kepelabuhanan ini secara resmi merombak jajaran direksi, menunjuk wajah baru untuk menakhodai perusahaan ke depan. Ini adalah langkah strategis yang menarik perhatian banyak pihak.
Pucuk pimpinan IPCM kini berada di tangan Dwi Rahmad Toto yang diangkat sebagai Direktur Utama. Ia menggantikan posisi Shanti Puruhita yang sebelumnya menjabat. Keputusan penting ini diambil dalam forum RUPS yang menjadi penentu arah strategis perusahaan. Perubahan ini diharapkan membawa angin segar dan inovasi bagi kinerja IPCM.

Tak hanya posisi direktur utama, RUPS juga menyetujui pergantian pada kursi Direktur Armada dan Operasi. Arief Hermawan yang sebelumnya mengisi jabatan tersebut telah melepas posisinya. Sebagai gantinya, I Wayan Wirawan dipercaya untuk mengemban tanggung jawab ini, melengkapi formasi baru di jajaran direksi.
Masa bakti para direksi yang baru ini telah ditetapkan untuk jangka waktu yang cukup panjang. Mereka akan bertugas efektif sejak penutupan rapat hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan kelima yang dijadwalkan pada tahun 2031 mendatang. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap stabilitas kepemimpinan jangka panjang.
Dengan adanya keputusan ini, susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi PT Jasa Armada Indonesia Tbk setelah RUPS adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris tetap diperkuat oleh R R Dewi Ariyani sebagai Komisaris Utama, didampingi Franciscus Budi Prayitno sebagai Komisaris. Sementara itu, Donny Istyanto Hari Mahdi dan Mitchell Julius Tupamahu tetap menjabat sebagai Komisaris Independen.
Untuk Dewan Direksi, Dwi Rahmad Toto kini resmi menjabat Direktur Utama. Ia akan didukung oleh I Wayan Wirawan sebagai Direktur Armada dan Operasi, serta Dessy Emastari Prihatiningtyas yang tetap mengemban tugas sebagai Direktur Keuangan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Risiko. Komposisi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan efisiensi perusahaan di masa mendatang.







