Medan, faseberita.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional 1 Sumatera Utara (KAI Divre 1 Sumut) telah menyiapkan total 231.704 tiket untuk periode angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April. Memasuki pekan pertama Ramadan, antusiasme masyarakat terlihat dengan 44.752 tiket yang telah terjual.
Pelaksana tugas Manager Humas KAI Divre 1 Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa dari puluhan ribu tiket yang sudah berpindah tangan, 1.398 di antaranya merupakan tiket KA Sribilah Utama Fakultatif untuk keberangkatan 14-29 Maret. Penjualan ini didorong oleh adanya stimulus ekonomi berupa diskon 30 persen yang diberikan pemerintah pada periode tersebut.

"Pelanggan sangat dianjurkan untuk memanfaatkan diskon ini demi efisiensi biaya perjalanan mudik dan balik," ujar Anwar pada Sabtu, 28 Februari 2026, seperti dikutip faseberita.id.
Berdasarkan data sementara, animo masyarakat terhadap kereta api sangat tinggi, terutama untuk rute-rute favorit. Khusus untuk KA Putri Deli relasi Medan-Tanjungbalai (PP), tiket keberangkatan antara 21-24 Maret telah ludes terjual 100 persen. Tingginya minat terhadap KA Putri Deli, yang melayani enam perjalanan setiap hari, tak lepas dari harganya yang terjangkau dan kebutuhan transportasi mudik yang melonjak.
"Harga tiket KA Putri Deli yang cukup terjangkau menjadikannya pilihan utama bagi banyak orang, apalagi saat libur Lebaran nanti, banyak masyarakat membutuhkan transportasi untuk pulang kampung," imbuh Anwar.
Meski beberapa tanggal favorit sudah habis, secara keseluruhan ketersediaan tiket di wilayah Divre 1 Sumut masih mencukupi. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan ketersediaan, KAI Divre 1 Sumut telah mengambil langkah strategis dengan menambah kapasitas gerbong pada semua kereta api yang beroperasi, dimulai sejak 11 Maret atau awal masa angkutan Lebaran.
KA Siantar Ekspres dan KA Putri Deli masing-masing mendapatkan penambahan satu kereta kelas ekonomi. Sementara itu, KA Sribilah Utama ditingkatkan kapasitasnya dengan penambahan satu kereta kelas eksekutif dan satu kereta kelas bisnis. Penambahan ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket di musim mudik.
Penjualan tiket masa angkutan Lebaran sudah dimulai sejak 25 Januari 2026, secara bertahap mengikuti jadwal keberangkatan yang dipilih. Setiap hari, KAI Divre 1 Sumut menyediakan 5.616 tempat duduk. Jumlah ini mencakup perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) favorit seperti KA Sribilah Utama rute Medan-Rantauprapat dan KA Putri Deli rute Medan-Tanjungbalai.
Masyarakat dapat mulai memesan tiket sejak 25 Januari hingga 15 Februari untuk keberangkatan 11 Maret sampai 1 April. Namun, perlu dicatat adanya perbedaan periode pemesanan untuk beberapa rute. Tiket KA Siantar Ekspres (Medan-Siantar) dan KA Datuk Blambangan (Tebingtinggi-Lalang) baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum tanggal keberangkatan.
"Ada perbedaan masa pemesanan yang perlu diperhatikan. Kami mengimbau masyarakat untuk jeli melihat rute dan waktu pemesanan agar rencana mudiknya berjalan lancar dan tidak meleset," ucap Anwar.
Demi keamanan dan kenyamanan bertransaksi, KAI mengimbau calon penumpang untuk hanya membeli tiket melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan, seperti aplikasi Access by KAI atau situs web booking.kai.id. Langkah ini krusial untuk menghindari penipuan dan memastikan validitas tiket.
"Dengan persiapan yang matang dan terencana, KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan pengalaman mudik yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh pelanggan," pungkas Anwar. Ia juga menyarankan agar masyarakat secara rutin memantau ketersediaan kursi secara berkala agar tidak kehabisan tiket pada tanggal-tanggal favorit.







