Debut Manis Stasiun Jatake: 5.000 Penumpang dalam Empat Hari
Tangerang, faseberita.id – Baru empat hari beroperasi, Stasiun Jatake, fasilitas terbaru dari PT KAI Commuter, telah menunjukkan performa yang menjanjikan. Lebih dari lima ribu penumpang tercatat menggunakan layanan KRL di stasiun ini sejak diresmikan pada 28 Januari 2026.

Tepatnya, 5.016 orang telah naik dan turun di Stasiun Jatake hingga 31 Januari 2026. Angka ini diungkapkan oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, pada Minggu, 1 Februari 2026, yang menandai awal yang positif bagi stasiun tersebut.
Karina menjelaskan bahwa volume pengguna terus menunjukkan tren peningkatan signifikan sejak hari pertama operasional. Pada 28 Januari, tercatat 649 penumpang. Angka ini melonjak menjadi 1.410 orang pada 29 Januari. Meskipun sedikit menurun pada hari ketiga dengan 1.014 penumpang, lonjakan kembali terjadi pada 31 Januari, mencapai 1.944 pengguna.
Melihat antusiasme ini, KAI Commuter optimis bahwa jumlah pengguna Stasiun Jatake akan terus bertumbuh, terutama dengan adanya pengembangan konektivitas di sekitar area stasiun. Karina Amanda juga menyampaikan harapan agar Stasiun Jatake dapat menjadi pilihan utama bagi warga Kabupaten Tangerang yang ingin bepergian ke Jakarta. "Dengan demikian, kami berharap dapat berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya," ujarnya, menekankan potensi stasiun ini sebagai solusi mobilitas.
Untuk mendukung operasionalnya, Stasiun Jatake dilalui oleh 192 perjalanan KRL setiap hari, dari total 206 perjalanan pada lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Dengan headway atau selang waktu kedatangan kereta yang berkisar antara 5 hingga 10 menit, mobilitas penumpang diharapkan tetap lancar. KAI Commuter mengingatkan seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memeriksa jadwal perjalanan Commuter Line terbaru sebelum keberangkatan.
Stasiun Jatake sendiri merupakan infrastruktur vital yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Rabu, 28 Januari 2026. Berlokasi strategis di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, stasiun ini dirancang untuk melayani hingga 20.000 penumpang per hari. Dudy Purwagandhi sebelumnya menyatakan harapannya agar stasiun baru ini dapat meringankan beban Stasiun Rawabuntu dan Cisauk yang kerap mengalami kepadatan penumpang.
Secara fisik, Stasiun Jatake berdiri megah dengan tiga lantai, mencakup luas bangunan 3.198 meter persegi dan peron seluas 300 meter persegi. Pembangunan stasiun ini menjadi contoh kolaborasi apik antara pemerintah pusat, BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), seperti yang diungkapkan oleh Dudy Purwagandhi.







