Lumajang, faseberita.id – Aliran lahar dingin Gunung Semeru kembali mengganas dan mencapai Gladak Perak, hanya 13 kilometer dari puncak. Hujan deras sejak pagi memicu pergerakan material vulkanik yang signifikan.
Kepala Tim Mitigasi Gunung Api Badan Geologi, Heruningtyas, melaporkan lahar terpantau di Kali Lanang pukul 10.50 WIB dan enam menit kemudian menerjang Gladak Perak. Kondisi ini diperparah cuaca buruk yang menutupi visual Semeru.

“Warga di sekitar aliran sungai harus waspada! Banjir lahar dan awan panas bisa terjadi tiba-tiba,” tegas Heruningtyas. Getaran seismik dengan amplitudo 35 mm juga terdeteksi, menandakan aktivitas internal yang perlu diantisipasi.
Gunung Semeru masih berstatus Awas (Level IV). Masyarakat, wisatawan, dan pelaku ekonomi diimbau menjauhi zona berbahaya dan patuh pada rekomendasi pihak berwenang.







