faseberita.id – Sebuah gebrakan besar siap mengubah dapur rumah tangga Indonesia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM akan segera menguji coba tabung gas Compressed Natural Gas CNG tahap akhir pada Agustus 2026 Pengetesan krusial ini menjadi penentu sebelum tabung CNG resmi menjadi alternatif revolusioner pengganti LPG 3 kilogram yang selama ini akrab di masyarakat
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan bulan Juli ini timnya sedang sibuk merampungkan purwarupa Tabung gas ini berjumlah sekitar 15 unit dan dirancang khusus dengan ukuran setara tabung LPG 3 kilogram Tabung yang diuji merupakan generasi keempat yang lebih canggih dan kuat namun tetap ringan agar nyaman digunakan para ibu rumah tangga

Laode menjelaskan pengujian intensif akan berlangsung di fasilitas Lemigas Fokus utama adalah memastikan keamanan maksimal terutama daya tahan material tabung terhadap tekanan tinggi Selain itu keandalan sistem katup yang menghubungkan tabung dengan regulator juga menjadi perhatian serius Untuk pengembangan teknologi katup ini ESDM menggandeng perusahaan ahli dari Tiongkok
Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah mengisyaratkan potensi besar CNG sebagai pengganti LPG bersubsidi Menurut Bahlil penggunaan CNG diperkirakan mampu memangkas biaya hingga 30 sampai 40 persen dibandingkan LPG sebuah penghematan signifikan bagi anggaran rumah tangga
Saat ini CNG sudah diterapkan di beberapa sektor seperti hotel restoran dan program Makan Bergizi Gratis Pemerintah menargetkan teknologi ini dapat segera diperluas ke sektor rumah tangga setelah semua tahapan pengujian rampung sempurna
Pengembangan CNG merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG Data Kementerian ESDM menunjukkan konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 86 juta ton setiap tahunnya sementara produksi dalam negeri hanya mampu memenuhi sekitar 16 hingga 17 juta ton Sisanya masih harus dipenuhi dari impor yang membebani negara







