faseberita.id – Gelombang transisi energi global dan ambisi menekan emisi karbon kian mendorong minat masyarakat dunia terhadap kendaraan listrik termasuk di Tanah Air. CEO Vinfast Southeast Asia Antonio Zara membeberkan faktor-faktor kunci yang membuat adopsi kendaraan listrik atau EV semakin diminati warga Indonesia.
Menurut Zara, ketertarikan publik pada kendaraan ramah lingkungan ini tak lepas dari ketersediaan ekosistem pendukung EV yang mumpuni. Ini mencakup fasilitas pengisian daya di rumah hingga akses mudah ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) publik. Selain itu, kehadiran ragam pilihan EV di pasaran juga krusial, diiringi kemudahan akses serta jaminan garansi baterai listrik yang tak luput dari perhatian calon pembeli.

Sementara itu, Pengamat Otomotif Bebin Djuana menyoroti isu baterai sebagai penentu utama keputusan konsumen Indonesia sebelum membeli EV. Pertimbangan ini meliputi harga, inovasi teknologi, usia pakai, dan jaminan garansi.
Bebin melihat, minat masif terhadap kendaraan listrik akan semakin terakselerasi berkat stimulus dan insentif pajak dari pemerintah, ditambah strategi pemasaran agresif dari para produsen EV. Diskusi mendalam mengenai prospek dan hambatan dalam mengakselerasi adopsi EV di Indonesia ini tersaji dalam program AutoBizz faseberita.id pada Jumat 31 Juli 2026, menghadirkan dialog antara Bunga Cinka dengan Antonio Zara dan Bebin Djuana.







