News  

Mandiri Gaspol Salurkan KUR Triliunan Rupiah

admin
Mandiri Gaspol Salurkan KUR Triliunan Rupiah

faseberita.id – Bank Mandiri (BMRI) menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui perluasan akses pembiayaan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga akhir Agustus 2026, bank berlogo pita emas ini mencatatkan performa impresif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total mencapai Rp29,53 triliun.

Angka fantastis tersebut menunjukkan bahwa Bank Mandiri telah berhasil merealisasikan sekitar 72,03% dari total target penyaluran tahunan yang dipatok sebesar Rp41 triliun. Langkah strategis ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga berdampak nyata bagi ratusan ribu pengusaha di seluruh pelosok tanah air. Tercatat, sebanyak 223.284 debitur UMKM telah mendapatkan suntikan modal untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas skala usaha mereka.

Mandiri Gaspol Salurkan KUR Triliunan Rupiah
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menariknya, Bank Mandiri secara sadar mengarahkan mayoritas modalnya ke sektor-sektor produktif. Berdasarkan data hingga delapan bulan pertama tahun 2026, sebanyak 64,48% atau setara dengan Rp19,04 triliun dialokasikan untuk sektor produksi. Sementara itu, sisanya sebesar 35,52% atau Rp10,48 triliun disalurkan ke sektor non-produksi.

Jika dibedah lebih mendalam, sektor pertanian menjadi primadona penerima manfaat terbesar dengan total penyaluran mencapai Rp9,84 triliun atau menyumbang 33,32% dari total KUR. Disusul oleh sektor jasa produksi sebesar Rp6,47 triliun (21,92%) dan industri pengolahan sebesar Rp2,28 triliun (7,75%). Selain itu, dukungan juga mengalir ke sektor perikanan senilai Rp424 miliar serta sektor pertambangan sebesar Rp14,62 miliar.

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, menjelaskan bahwa fokus pada sektor produksi merupakan langkah terukur untuk mendukung program strategis nasional. Menurutnya, sektor produksi memiliki peran vital dalam menyerap tenaga kerja secara masif dan menciptakan nilai tambah ekonomi.

"Ketika UMKM, khususnya di sektor produksi, mengalami pertumbuhan, maka akan tercipta peluang pemerataan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, hingga menjaga ketahanan pangan nasional," ujar Bayu dalam keterangan resminya.

Selain pertumbuhan yang pesat, Bank Mandiri juga berhasil menjaga kualitas kredit tetap sehat. Hal ini dibuktikan dengan angka non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah yang tetap terjaga di bawah level 1%. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa penyaluran modal dilakukan dengan prinsip kehati-hatian yang tinggi.

Secara historis, sejak memulai program KUR pada tahun 2008 hingga Agustus 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan akumulasi dana sebesar Rp332,77 triliun kepada 3,81 juta debitur. Pencapaian ini mempertegas peran Bank Mandiri dalam menjalankan mandat pemerintah untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

Dalam semangat merayakan HUT ke-28, Bank Mandiri mengusung tema "Tumbuh Bersama Majukan Indonesia". Melalui visi ini, bank berkomitmen untuk tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga membangun sinergi ekosistem agar pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas dan memperluas jangkauan pasar mereka secara berkelanjutan.

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *