faseberita.id – Pasar modal Indonesia dilanda tekanan hebat pada perdagangan Jumat 11 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan IHSG tak mampu menahan gempuran sentimen negatif hingga anjlok 1,14 persen. Pada pukul 10:04 WIB indeks acuan bursa tersebut terperosok ke level 6.514 menciptakan kekhawatiran di kalangan investor.
Tak hanya saham nilai tukar Rupiah pun turut tertekan. Mata uang Garuda itu tak berdaya di hadapan Dolar Amerika Serikat merosot tajam hingga menyentuh angka 17.602 per Dolar AS. Pelemahan ini menambah daftar panjang tantangan ekonomi yang dihadapi Tanah Air.

Di tengah hiruk pikuk pasar domestik gejolak global turut memperkeruh suasana. Harga minyak mentah dunia melesat menembus 103 Dolar AS per barel. Lonjakan harga komoditas energi ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah serta permintaan energi global yang terus melonjak. Komoditas lain juga menunjukkan kenaikan signifikan mencapai 145 Dolar AS per ton.
Situasi ini menjadi sorotan utama para pelaku pasar dan analis. Bagaimana sebenarnya pergerakan pasar keuangan Indonesia menghadapi badai global ini? Ulasan mendalam mengenai dinamika pasar terkini dapat disimak dalam program Profit faseberita.id bersama Shafinaz Nachiar.







