faseberita.id – Bank Sentral Indonesia kembali melakukan perombakan penting di jajaran pimpinan. Destry Damayanti Gubernur Bank Indonesia secara resmi melantik Mal Isnaini S Meyyanti sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial pada Selasa 15 September 2026. Penunjukan ini menandai langkah strategis BI dalam memperkuat struktur organisasinya.
Sebelum menduduki posisi krusial ini Mal Isnaini dikenal sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola. Pelantikan tersebut menurut Destry Damayanti merupakan bagian integral dari upaya penguatan organisasi. Tujuannya jelas untuk menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dalam pidatonya Destry Damayanti menegaskan bahwa mandat Bank Indonesia yang semakin meluas harus diimbangi dengan penguatan tanggung jawab kelembagaan tata kelola dan kepemimpinan yang solid. Sinergi kuat antara Bank Indonesia dan para mitra strategis juga menjadi kunci utama. Kolaborasi ini diharapkan dapat berjalan selaras dan saling melengkapi sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Destry juga menggarisbawahi tiga prinsip fundamental yang harus menjadi panduan dalam setiap pelaksanaan tugas Bank Indonesia yakni berdampak nyata inklusif dan terintegrasi. Prinsip-prinsip ini diwujudkan melalui sinergi erat dengan seluruh pemangku kepentingan. Lebih lanjut para pemimpin di Bank Indonesia diharapkan mengadopsi gaya kepemimpinan yang inklusif terbuka terhadap beragam pandangan serta memberi ruang kontribusi bagi seluruh anggota organisasi. "Penguatan kelembagaan kepemimpinan dan sinergi menjadi fondasi penting bagi Bank Indonesia dalam menjalankan mandat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional" pungkas Destry dalam siaran pers resminya.







