News  

Pakar Ungkap Batas Ideal Uang di Rekening Bank

admin
Pakar Ungkap Batas Ideal Uang di Rekening Bank

faseberita.id – Kebiasaan menyimpan dana tunai di rekening bank masih menjadi pilihan favorit banyak orang Alasannya sederhana likuiditas tinggi dan akses mudah sangat membantu menjaga stabilitas finansial harian terutama di tengah gejolak ekonomi global yang tidak menentu

Namun siapa sangka menumpuk terlalu banyak uang di satu tempat justru menyimpan sejumlah bahaya tersembunyi Mulai dari ancaman serangan siber yang mengintai risiko kesalahan fatal dalam transaksi hingga daya beli uang yang terus terkikis inflasi ganas jika dibiarkan terparkir tanpa dialokasikan ke instrumen lain

Pakar Ungkap Batas Ideal Uang di Rekening Bank
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lantas berapa sebenarnya porsi ideal atau batas aman nominal uang yang sebaiknya kita simpan di rekening bank utama

Para ahli finansial menyepakati bahwa dana tunai yang mengendap di rekening cukup untuk menopang kebutuhan bulanan atau melunasi tagihan rutin selama sebulan penuh Jessica Goedtel seorang perencana keuangan bersertifikat di Pennsylvania AS mengingatkan Berbeda dengan kartu kredit perlindungan rekening bank tidak sekuat itu sehingga dana bisa lebih sulit dikembalikan jika rekening Anda dibobol

Oleh karena itu menumpuk dana besar di rekening harian bukanlah strategi cerdas Menurut Gregory Guenther perencana keuangan lainnya idealnya hanya dana untuk satu atau dua minggu kebutuhan saja yang bertahan di rekening utama Sisa aset lainnya harus dialihkan ke instrumen investasi yang jauh lebih menguntungkan

Keseimbangan ini sangat personal tegas Gregory Jika saldo terlalu sedikit Anda akan terus merasa cemas setiap bertransaksi namun jika terlalu banyak Anda kehilangan potensi pertumbuhan kekayaan dari akun dengan imbal hasil yang lebih tinggi Intinya adalah kenyamanan tanpa harus cemas setiap kali berbelanja kebutuhan sehari-hari

Penting untuk membedakan dana operasional harian dengan pos dana darurat yang krusial Tabungan darurat dirancang khusus menghadapi pengeluaran tak terduga yang mendesak seperti biaya medis darurat atau risiko pemutusan hubungan kerja PHK

Para perencana keuangan menyarankan menempatkan dana darurat setara tiga hingga enam bulan pengeluaran rutin Penyimpanannya pun wajib terpisah pada instrumen likuid lain seperti rekening tabungan dengan bunga tinggi agar uang selalu siap sedia saat dibutuhkan tanpa mengorbankan keamanan finansial jangka panjang

Ikuti Kami di Google News:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *