Mudik 2026 Lebih Lancar: Google Maps Makin Canggih
Jakarta, faseberita.id – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Google Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bersinergi untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan pemudik. Kolaborasi ini fokus pada peningkatan fitur navigasi dan informasi penting melalui platform digital.

Richard Darsono, Strategic Partner Development Manager Geo and Search Google, menjelaskan bahwa aplikasi Google Maps akan menyajikan beragam informasi krusial. Fitur-fitur yang dihadirkan meliputi perkiraan tarif tol, informasi penutupan jalan, ketersediaan peta luring (offline), serta jadwal transportasi umum seperti bus dan kereta api.
"Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Jasa Marga untuk memperbarui area peristirahatan, pos polisi, masjid, dan titik penting lainnya," ujar Richard usai rapat koordinasi di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin selama lima tahun terakhir, yang secara konsisten menyediakan informasi rute dan kondisi lalu lintas yang akurat bagi masyarakat.
Dari pihak Jasa Marga, Corporate Communication and Community Development Group Head, Lisye Octaviana, mengungkapkan bahwa integrasi dengan Google Maps akan sangat mendukung kinerja aplikasi Travoy milik Jasa Marga. "Melalui Travoy, kami dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time berkat akses ke 3.500 kamera CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan tol," jelas Lisye. Ia menambahkan, masyarakat juga akan memperoleh informasi detail mengenai fasilitas di sepanjang jalan tol dan area peristirahatan, termasuk lokasi SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang kini telah ditambahkan.
Jasa Marga memproyeksikan lonjakan signifikan jumlah kendaraan selama arus mudik tahun ini, dengan estimasi 3,67 juta kendaraan akan melintasi jalan tol. Sementara itu, untuk arus balik, diperkirakan sebanyak 3,54 juta unit kendaraan akan kembali.
Ajun Komisaris Besar Polisi Renaldi Oktavian, Kepala Sub Bagian Pengendalian Operasi Bagian Operasi Korlantas Polri, menegaskan peran kepolisian dalam menyediakan data rekayasa lalu lintas kepada Google. "Informasi ini krusial agar masyarakat memiliki acuan dan beragam opsi dalam merencanakan perjalanan mudik mereka," ujar Renaldi. Ia menambahkan, tahun ini akan ada penambahan titik-titik krusial serta pengoperasian sejumlah ruas tol fungsional yang juga akan terintegrasi dan ditampilkan di Google Maps.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Jasa Marga telah menyiapkan empat ruas tol fungsional yang siap dioperasikan. Ruas-ruas tersebut meliputi:
- Jakarta-Cikampek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer (dari total 62 kilometer)
- Jogja-Bawen sepanjang 4,98 kilometer (dari total 75,82 kilometer)
- Jogja-Solo sepanjang 11,48 kilometer (dari total 96,57 kilometer)
- Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 kilometer
Penting untuk dicatat bahwa seluruh ruas tol fungsional ini akan diberlakukan bebas tarif selama periode mudik Lebaran 2026, memberikan alternatif jalur bagi para pemudik.







