faseberita.id – Pemerintah melalui Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara tengah menyiapkan langkah besar untuk mengubah wajah perkotaan di Indonesia. Proyek ambisius ini bertujuan untuk membangun 12 kawasan kota masa depan atau smart city yang terintegrasi secara modern di berbagai wilayah tanah air. Langkah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan upaya menciptakan ekosistem perkotaan yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru.
Saat ini, persiapan intensif tengah dilakukan untuk memastikan proyek raksasa ini berjalan sesuai rencana. Fokus utama dalam tahap awal ini meliputi penyiapan lahan yang strategis, pembentukan tim khusus, hingga penyusunan master plan yang komprehensif. Hal ini dilakukan agar ketika proyek dimulai, seluruh aspek teknis dan administratif sudah berada dalam kondisi siap tempur.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa membangun sebuah kota memiliki tingkat kompleksitas yang jauh berbeda dibandingkan membangun fasilitas komersial seperti hotel atau mal. Menurutnya, skala investasi yang sangat besar menuntut adanya struktur organisasi yang sangat kuat dan didukung oleh tenaga ahli kelas dunia.
"Setiap proyek akan memiliki struktur tersendiri karena nilai investasinya sangat besar. Ini bukan sekadar membangun hotel, melainkan membangun sebuah kota secara utuh. Oleh karena itu, manajemen di tingkat atas harus diisi oleh para ahli, sementara tim eksekutor di lapangan harus memiliki organisasi yang sangat tangguh," ungkap Dony dalam keterangannya di Wisma Danantara.
Sebagai langkah awal, pemerintah telah menetapkan tiga lokasi prioritas untuk penyusunan master plan, yakni Walini, Batang, dan Medan. Selain ketiga wilayah tersebut, beberapa daerah lain seperti Tuban dan Subang juga masuk dalam daftar identifikasi pengembangan. Jika seluruh proses perencanaan berjalan mulus, proses groundbreaking atau peletakan batu pertama ditargetkan dapat terlaksana pada Desember 2026.
Dony juga menekankan pentingnya standar kualitas tinggi dalam setiap aspek pembangunan. Ia ingin kota-kota baru ini tidak hanya sekadar modern, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan Indonesia di mata dunia. Untuk mencapai hal tersebut, keterlibatan arsitek ternama dan perencana kawasan bertaraf internasional menjadi syarat mutlak dalam penyusunan desain.
Konsep yang diusung adalah kota terintegrasi yang menggabungkan hunian, universitas, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga infrastruktur utilitas perkotaan yang tertata rapi. Melalui PT Kota Masa Depan Indonesia, proyek ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri dan investasi baru yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia.







