Wisata

Pembangunan Infrastruktur KSPN Danau Toba Dimulai Tahun Ini

FaseBerita.ID – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan instruktur menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Rencananya tahun ini, sejumlah infrastruktur seperti pementapan jalan nasional, pembangunan jalan lingkar luar Pulau Samosir, jembatan Tano Ponggol dan jalan tol akan dimulai pembangunannya tahun ini.

“Jalan nasional menuju Danau Toba melanjutkan dari peningkatkan jalan, khususnya jalur Siantar- Parapat-Silangit agar berstatus mantap. Kementerian PUPR menganggap ini satu jalur yang sangat penting,” kata Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo kepada wartawan di Medan, Senin (27/5).

Arie menjelaskan, pemerintah pusat juga akan mengerjakan pembangunan jalan lingkar luar Pulau Samosir, yakni preservasi dan pelebaran jalan dilakukan dengan dua paket.

“Paket I yakni Pengururan-Ambarita-Tomok-Onan Runggu. Sedangkan Paket II, Tele-Pangururan, Naingolan-Onan Runggu. Sedangkan, jalan Sibisa-Ajibata sedang dalam finalisasi pendanaan World Bank,” beber Arie.

Menurut Arie, Kementerian PUPR dalam waktu dekat ini juga akan membangun jembatan Tano Ponggol. Untuk desain jembatan sudah disetujui tim evaluasi, yakni dengan tiga tiang yang melambangkan Dalihan Natolu.

“Untuk pembangunan jembatan tersebut, akan dimulai semester 2 tahun 2019 ini. Saat ini, sedang finalisasi pendanaan World Bank,” sebut Arie.

Selain itu, Pemerintah juga akan melanjutkan proses pembangunan ruas tol menuju Danau Toba.”Ruas tol Tebingtinggi-Indrapura akan selesesai pada tahun 2020,” ungkap Arie.

Untuk Bandara Silangit Internasional Airport di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) sebagai pintu gerbang jalur udara, Arie mengungkapkan, pemerintah akan menyelesaikan terminal penumpang dengan target ulimate 10.000 M2.

“Penyelesaian pembangunan tower udara Silangit dan pemasangan Instrument Landing Sistem (ILS) Bandara Silangit,” ucap Arie.

Arie menyebutkan, Presiden Joko Widodo meminta untuk pembangunan infrastruktur akses menuju danau terbesar di Asia itu, dapat segera diselesai hingga tahun 2020, mendatang dengan perencanaan yang sudah dibuat.

“Oya, termasuk revitalisasi rel kereta api ruas Araskabu-Siantar ditargetkan akan dimulai pada Agustus 2019 dan selesai 2019 dan Direktorat Jendral (Ditjen) Perkeretaapian sampai dengan bulan Febuari 2019, telah melakukan penetapan trase atau koridor Jalur KA, yakni Sinaksak-Panei-Parapat dan Panei-Raya di Kabupaten Simalungun,” jelas Arie.

Di sisi lain, Arie juga menyampaikan berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh per 24 Mei 2019. Dimana, tingkat hunian hotel di Kawasan Danau Toba, saat liburan Lebaran, periode 29 Mei-9 Juni 2019, diperkirakan akan naik mencapai 48 persen. “Tingkat hunian hotel tertinggi saat Liburan Lebaran, nanti. Berada di daerah Samosir dan Parapat. Dengan rata-rata bookingan kamar hotel sebesar 60 persen di daerah Samosir dan 42,36 persen hotel di daerah Parapat,” pungkasnya. (gus/sp)