Wisata

Objek Wisata Tor Simagomago Mulai Bersolek

TAPSEL, FaseBerita.ID – Objek wisata Tor Simago mago, Sipirok, Kabupaten Tapsel, akhirnya mendapat sentuhan pembangunan. Adalah ide dari Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, dalam membenahi berbagai fasilitas yang ada di objek wisata yang nyaris tenggelam itu.

Amatan, ada pembangunan jalan hotmix sekitar 900 meter, dari simpang jalan nasional menuju puncak bukit (tor). Selain itu, ada rehab berat gapura di pintu gerbang masuk. Juga ada pembangunan LPJU dari jalan nasional hingga di puncak bukit serta pembangunan neon box raksasa bertuliskan Tor Simagomago.

Syahban Siregar (50) sangat gembira menyambut pembangunan di lokasi wisata andalan yang pernah jaya di tahun 80 hingga 90 an ini.

Menurutnya, sosok Bupati Tapsel H Syahrl M Pasaribu betul-betul mampu melihat sesuatu potensi dengan visi yang tajam. Dengan tangan dinginnya, telah membuat gebrakan nyata dalam menuntaskan pembangunan pusat pemerintahan Tapsel di Sipirok secara terintegrasi.

“Dan bahkan, dalam waktu yang relatif singkat, telah menuntaskan pemindahan seluruh OPD Tapsel dari Sisimpuan ke Sipirok. Dan secara berangsur, mulai melirik pembangunan objek wisata, air terjun Silimalima, Aek Simatutung dan kali ini Tor Simagomago,” ucapnya.

Sekitar 20 tahun terakhir, objek wisata ini mengalami ‘degradasi’ jumlah pengunjung. Dan diyakini, salah satu penyebabnya, diakibatkan oleh kurangnya perhatian dan kepedulian akan sentuhan pembangunan fasilitas yang ada. Dan kali ini, Bupati dua periode pilihan rakyat ini, telah membuka kran pembangunan di objek wisata yang pernah menjadi idola dimasanya ini.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu menyebutkan, setelah membenahi jalan, LPJU dan gapura serta neon box, Pemkab juga akan terus melakukan pembenahan infrastruktur lainnya seperti air bersih dan MCK, gajebo dan lainnya, guna mendukung peningkatan kunjungan wisata di Tor Simago mago ini.

“Kita akan terus mendorong agar seluruh potensi objek wisata daerah dapat hidup dan menjadi sumber pendapatan bagi daerah maupun masyarakat,” pungkasnya. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button