Wisata

Kunjungi Komunitas Kreatif Kota Wisata Parapat, Kapolres Simalungun: Ayo Kita Lestarikan Budaya

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Tak pernah menyangka, sebuah komunitas di Kota Wisata Parapat, yang terdiri dari para pemilik bakat musik daerah bernada perkusi, seni tari daerah, seni pahat, seni lukis dan seni theater, ternyata mendapat perhatian lebih dari Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu.

Buktinya, komunitas yang selama ini sering mengisi event dan acara di Kota Wisata andalan Pemerintah Kabupaten Simalungun yang berada di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Jum’at (22/11/2019) sekira pukul 19.00 WIB, dikunjungi orang nomor satu di Polres Simalungun itu.

Informasi yang dihimpun, kunjungan yang dilakukan merupakan bagian dari empati dan keperdulian Kapolres itu berawal saat mendengar komunitas yang patut dipertahankan dan dikembangkan karena adanya kabar bahwa komunitas yang saat ini digawangi oleh Ando Sipayung itu membutuhkan dukungan dari pihak yang peduli terhadap seni dan budaya.

Dengan didampingi Kapolsek Parapat AKP Irsol, Sekretaris Lurah Parapat, Kapolres secara langsung menyaksikan para anggota komunitas yang sedang asyik berlatih dan memproduksi karya-karya seninya, di sebuah tempat pelataran kuburan yang terletak di Kelurahan Parapat, hingga membuat Kapolres merasa prihatin.

Akhirnya, dihadapan para anggota komunitas AKBP Heribertus Ompusunggu mendaulatkan dirinya untuk menjadi pembina komunitas yang saat ini terus berusaha menunjukkan eksistensinya ditengah masyarakat sebagai bentuk keperdulian terhadap seni dan budaya dari sejak dini di Kota Wisata Parapat.

“Kegiatan mereka ini sangat positif dan baik yang merupakan salah satu bentuk masyarakat khususnya para remaja dalam rangka mendukung program kerja Pemerintah untuk terus melestarikan Budaya dan merangkul Generasi Muda untuk tidak terlibat dalam narkoba. Tentunya kita semua harus mendukung dan mensupportnya,” terang Heribertus kepada kru koran ini.

“Mereka ini, diisamping menyalurkan bakat pemuda-pemudi, juga salah satu cara untuk menjauhkan pemuda pemudi dari pengaruh Natkoba. Pentingnya kepedulian kita semua untuk mengajak pemuda untuk menunjukkan bakatnya dalam wadah komunitas kreatif terkhusus di wilayah Danau Toba,” tambahnya.

Diharapkannya, melalui antraksi seni-seni tradisional yang ada diwilayah perairan Danau Toba sekitarnya tentunya nanti akan dapat menjadi tontonan menarik dalam membangun karakter pemuda dan juga untuk meningkatkan nilai-nilai budaya dalam mempererat ke-Bhinekaan diwilayah hukum Polres Simalungun yang saat ini dipimpinnya.
Sebelumnya menayampaikan pesannya, Komunitas ini sempat menyampaikan keluh kesahnya yang hingga kini belum memiliki tempat permanennya dalam berlatih.

Bahkan ketikan akan membuat pagelaran ataupun acara, para anggota komunitas rela untuk mencari dana sendiri dengan cara berjualan seperti Es Buah, Mie Gomaj, Air Mineral dan juga mengamen. Sedangkan untuk peralatan musiknya mereka merupakan bantuan dari masyarakat yang mau meminjamkan kepada mereka.

Menanggapi keluhan itu, Kapolres berjanji akan menyahuti apa yang disampaikan anggota komunitas.

“Nanti kita akan buat tempat untuk anak-anak sekalian di samping Polsek Parapat serta pelan-pelan kita akan lengkapi keperluan serta peralatan untuk bermain musik dan yang lainnya,” kata Kapolres, disambut sambutan ring gembira dari para anggota komunitas.

“Tapi ingat, kalian jangan meninggalkan tanggung jawab kalian semua sebagai peserta didik. Kalau harus bersekolah. Itu yang penting bagi kalian semua. Rajin belajar dan raihlah prestasi. Jangan jadikan kegiatan kalian menjadi alasan untuk meninggalkan sekolah,” pungkas Heribertus, terakhir. (adi)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close